Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Itik Alabio Terancam Punah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 15 Desember 2017
Itik Alabio Terancam Punah

Patung itik alabio yang menjadi maskot Kota Amutai. (Instagram/ shi_lau)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Itik alabio di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, terancam punah.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan HSU Achmad Rijani mengemukakan ancaman kepunahan itik alabio tersebut mengemukan pada seminar/uji publik Raperda tentang Pengelolaan Sumber Daya Genetik Lokal (SDGL) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Kamis (14/12).

Padahal, itik alabio tergolong jenis itik unggul karena mampu bertelor sampai 250 butir selama musim bertelor. Tetapi, kata Achmad, belakangan terjadi perkawinan silang antara itik alabio dengan jenis entok sehingga dikhawatirkan lambat- laun keaslian itik alabio tersebut tidak ada lagi atau menjadi punah.

"Karena nanti yang ada hanya hasil persilangan antara itik alabio dan entok," tuturnya dilansir Antara, seraya menyatakan hasil perkawinan kedua jenis itik tersebut juga memberikan harapan yang baik.

Sebagai contoh hasil perkawinan antara itik alabio dengan entok tersebut dengan usia sekitar dua setengah bulan berat badannya mencapai 1,5 kilogram.

Menanggapi terancam punahnya itik alabio tersebut, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pengelolaan SDGL Kalsel Ir Danu Ismadi Saderi MS mengatakan hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah (pemda) setempat agar jangan sampai punah.

"Kita tidak bisa berharap banyak dengan masyarakat peternak itik alabio tersebut untuk dari kepenuhan genetik itu. Karena mereka juga selalu berinovasi mencari yang terbaik dan lebih menguntungkan dalam usaha peternakan itik," katanya.

Oleh sebab itu, pada Perda tentang Pengelolaan SDGL Kalsel nanti juga akan memuat/mengatur tanggung jawab Pemda setempat dalam melindungi atau menjaga genetik di daerahnya dari kepunahan, demikian Danu Ismadi Saderi.

Dalam catatan perkembangan itik Alabio sempat "melegenda" karena keunggulannya tersebut sehingga merambah nusantara Indonesia dan bahkan ke mancanegara pada tahun 1980-an. (*)

#Itik Alabio #Kalimantan Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional Direncanakan Hadir di Kalimantan Selatan
Satu lagi, stadion baru dengan taraf internasional direncanakan hadir di Kalimantan Selatan
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional Direncanakan Hadir di Kalimantan Selatan
Travel
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
Paris Barantai merupakan lagu daerah legendaris Kalimantan Selatan karya H. Anang Ardiansyah yang mengangkat tema cinta, kerinduan, dan kecintaan terhadap kampung halaman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
Lainnya
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Indonesia
KPK Tetapkan 3 Jaksa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Pemerasan
KPK menetapkan Kajari Hulu Sungai Utara Albertinus P Napitupulu dan dua jaksa lainnya sebagai tersangka kasus pemerasan dan korupsi OPD di Kalsel.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
KPK Tetapkan 3 Jaksa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Pemerasan
Indonesia
Evakuasi Darat Jasad Korban Helikopter Estindo Air Berjam-jam, Tiba di RS Bhayangkara Jumat Dini Hari
Ada enam ambulan yang mengantar delapan jasad korban helikopter yang jatuh di kawasan hutan pegunungan, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu itu.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 September 2025
Evakuasi Darat Jasad Korban Helikopter Estindo Air Berjam-jam, Tiba di RS Bhayangkara Jumat Dini Hari
Indonesia
Evakuasi Darat Jasad Korban, SAR Butuh Waktu 6 Jam ke TKP Helikopter Jatuh di Kalsel
Tim SRU darat mulai bergerak pukul 06.00 WITA dari Posko 4 di Desa Emil Baru, Tanah Bumbu, menuju ke TKP di titik koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 September 2025
Evakuasi Darat Jasad Korban, SAR Butuh Waktu 6 Jam ke TKP Helikopter Jatuh di Kalsel
Indonesia
Pilot dan Penumpang Helikopter Estindo Air Dipastikan Tewas, Evakuasi Jasad Lewat Jalur Darat
Jasad delapan korban helikopter jatuh itu kini sedang dalam proses evakuasi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).
Wisnu Cipto - Kamis, 04 September 2025
Pilot dan Penumpang Helikopter Estindo Air Dipastikan Tewas, Evakuasi Jasad Lewat Jalur Darat
Indonesia
Helikopter Estindo Air Hilang Kontak di Kalsel, Para Saksi Mata Lihat Ada Ledakan
Helikopter sempat mengeluarkan asap saat terbang rendah beberapa ratus meter hingga meledak dan jatuh di Gunung Mandin, Desa Mandin Damar.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 September 2025
Helikopter Estindo Air Hilang Kontak di Kalsel, Para Saksi Mata Lihat Ada Ledakan
Indonesia
Dapur Umum Didirikan Suplai Makanan Ratusan Relawan SAR Helikopter Hilang Kontak di Kalsel
Pencarian jalur udara menggunakan dua helikopter alutsista milik Mabes Polri dan BNPB RI. Tim SAR darat sebanyak 140 personel dari unsur gabungan.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 September 2025
Dapur Umum Didirikan Suplai Makanan Ratusan Relawan SAR Helikopter Hilang Kontak di Kalsel
Indonesia
Identitas Nama 8 Orang Korban Helikopter Estindo Air Hilang Kontak di Kalsel
Kontak terakhir helikopter terekam di sekitar Air Terjun Mandin Damar, dengan titik koordinat 3° 6'54.58"S 115°41'21.62"E
Wisnu Cipto - Selasa, 02 September 2025
Identitas Nama 8 Orang Korban Helikopter Estindo Air Hilang Kontak di Kalsel
Bagikan