Isyana Sarasvati Luncurkan Paradox

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 27 September 2017
Isyana Sarasvati Luncurkan Paradox

Isyana Sarasvati pada peluncuran album Paradox. (foto: mp/ikhsan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH vakum selama dua tahun, penyanyi cantik Isyana Sarasvati meluncurkan album kedua, hari ini. Ia semakin menunjukkan eksistensinya dalam bermusik melalui album berjudul Paradox. Album ini menghadirkan 10 lagu yang dikemas ringan untuk penikmat musik Indonesia.

Paradoks merupakan cara Isyana melihat kehidupan manusia saat ini. Baginya, manusia tidak benar-benar bisa memahami tentang apa yang sejatinya terjadi.

"Aku membaca kehidupan paradoks dengan kepribadian yang juga paradoks! Introversion sekaligus extroversion, berbahasa Indonesia tapi bercampur bahasa Inggris," ungkapnya saat temu pers di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (27/8).

Album kedua ini masih memiliki konsep sama dengan album sebelumnya. Beberapa lagu menggunakan bahasa Inggris. Sebagian besar lagu tersebut digarap di The Kennel Music Swedia, di bawah supervisi Hayden Bell, A&R Sony Music Asia Pacific.

Lagu-lagu pada album ini memiliki ritme, lirik, dan nada-nada bernuansa paradoksial. Dari segi lirik, misalnya, album ini banyak menggambarkan suasana emosi dalam pengalaman pribadi Isyana.

Selain itu, Isyana juga banyak berkolaborasi dengan musisi tanah air pada album ini, di antaranya Raisa Andriana, Andi Rianto, Alvin Witarsa, Brury Effendy, dan Rendy Pandugo.

Album ini juga merupakan kerja kreatif Isyana bersama komposer internasional seperti Olof Lindskog, Hayley Aitken, Caesar & Loui, Harry Sommerdahl, dan Cage & Oneye.

Album perdana Isyana, Explore, dirilis pada 2015. Berbeda dengan album kedua ini, album pertama tersebut terinspirasi dari imajinasi Isyana. Ia berharap album kedua ini akan bisa dinikmati para penggemarnya.

"Aku ingin album kedua ini bisa mewarnai musik Indonesia," tutupnya. (Ikh)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan