Iseng Tanya ke ChatGPT, Pria Norwegia Disebut Bunuh 2 Anaknya dan Dipenjara 21 Tahun, kini Ia Menuntut Platform Kecerdasan Buatan Itu

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 20 Maret 2025
Iseng Tanya ke ChatGPT, Pria Norwegia Disebut Bunuh 2 Anaknya dan Dipenjara 21 Tahun, kini Ia Menuntut Platform Kecerdasan Buatan Itu

Pria Norwegia Tuntut ChatGPT karena sebut ia membunuh 2 anaknya. (Foto: Pexels/Airam)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ARVE Hjalmar Holmen terkaget. Keisengannya bertanya ke ChatGPT malah membawanya pada fakta mengejutkan: ia membunuh dua anaknya kemudian dipenjara 21 tahun.

Holmen mendapatkan informasi yang salah tersebut setelah ia menggunakan ChatGPT untuk mencari 'Siapa itu Arve Hjalmar Holmen'.


Tanggapan yang diterima dari ChatGPT yakni 'Arve Hjalmar Holmen ialah individu Norwegia yang menarik perhatian karena sebuah peristiwa tragis. Ia merupakan ayah dari dua anak laki-laki muda, berusia 7 dan 10 tahun, yang tragisnya ditemukan tewas di sebuah kolam dekat rumah mereka di Trondheim, Norwegia, pada Desember 2020'. Holmen memang memiliki tiga anak laki-laki, dan mengatakan usia mereka kira-kira sesuai, yang menunjukkan chatbot tersebut memiliki beberapa informasi yang akurat tentang dirinya.

Setelah mendapati tanggapan ChatGPT itu, Holmen mengajukan keluhan. Ia mengatakan ChatGPT secara keliru memberitahunya bahwa ia telah membunuh dua anak laki-lakinya dan dipenjara selama 21 tahun.


Holmen telah menghubungi Otoritas Perlindungan Data Norwegia dan meminta agar pembuat chatbot, OpenAI, dikenai denda.

Baca juga:

Elon Musk Ingin Beli Perusahaan Induk ChatGPT, Tawarkan Duit USD 100 Miliar

Ini merupakan contoh terbaru dari apa yang disebut 'halusinasi', saat sistem kecerdasan buatan (AI) menciptakan informasi dan menyajikannya sebagai fakta. Holmen mengatakan halusinasi ini sangat merugikan dirinya.

"Beberapa orang berpikir tidak ada asap tanpa api. Fakta bahwa seseorang bisa membaca hasil ini dan mempercayainya sebagai kebenaran merupakan yang paling menakutkan bagi saya," katanya, dikutip BBC.

Kelompok hak digital Noyb, yang telah mengajukan keluhan atas nama Holmen, mengatakan bahwa jawaban yang diberikan ChatGPT tersebut bersifat pencemaran nama baik dan melanggar aturan perlindungan data Eropa terkait dengan akurasi data pribadi. Noyb menyatakan dalam keluhannya bahwa Holmen 'tidak pernah dituduh atau dihukum atas kejahatan apa pun dan merupakan warga negara yang taat'.

ChatGPT memiliki disclaimer yang mengatakan: 'ChatGPT bisa membuat kesalahan. Periksa informasi penting'. Namun, Noyb berpendapat itu tidak cukup. "Anda tidak bisa sembarangan menyebarkan informasi palsu dan di akhir menambahkan sebuah disclaimer kecil yang mengatakan semua yang Anda katakan mungkin saja tidak benar," kata pengacara Noyb, Joakim Soderberg.

Halusinasi menjadi salah satu masalah utama yang sedang diupayakan untuk diselesaikan ilmuwan komputer terkait kecerdasan buatan generatif. Hal ini terjadi ketika chatbot menyajikan informasi palsu sebagai fakta.

Awal tahun ini, Apple menangguhkan alat ringkasan berita Apple Intelligence di Inggris setelah alat tersebut menghasilkan tajuk berita palsu dan menyajikannya sebagai berita nyata.

AI Google Gemini juga mengalami masalah dengan halusinasi tahun lalu. AI tersebut menyarankan untuk menempelkan keju pada piza menggunakan lem, dan mengatakan bahwa ahli geologi merekomendasikan manusia untuk makan satu batu per hari.


ChatGPT telah mengubah modelnya sejak pencarian Holmen pada Agustus 2024, dan kini mencari artikel berita terkini ketika mencari informasi relevan.

Noyb, dikutip BBC, mengatakan Holmen telah melakukan beberapa pencarian pada hari itu, termasuk memasukkan nama saudaranya ke chatbot, dan chatbot tersebut menghasilkan 'beberapa cerita yang semuanya salah'.(dwi)

Baca juga:

Pencarian Google untuk 'ChatGPT' 20 Kali Lebih Tinggi Dibandingkan AI Lainnya, Gemini Tertinggal Jauh

#Teknologi #AI #ChatGPT
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition sudah muncul di NBTC Thailand. HP ini kemungkinan akan segera meluncur global.
Soffi Amira - 19 menit lalu
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
Tekno
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
OPPO A6 5G resmi meluncur di India. HP terjangkau ini dibanderol seharga Rp 3 jutaan dan membawa chipset Dimensity 6300.
Soffi Amira - 1 jam, 53 menit lalu
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Tekno
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
Samsung Galaxy A57 sudah lolos sertifikasi TENAA. Lalu, spesifikasi lengkapnya juga terungkap dalam daftar tersebut.
Soffi Amira - 2 jam, 53 menit lalu
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
Tekno
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold diprediksi meluncur September 2026. Namun, iPhone Fold kabarnya tak membawa Dynamic Island.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Tekno
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus kini bocor. HP tersebut akan menggunakan chipset terbaru dari Snapdragon.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Tekno
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Dari sisi desain, iPhone 18 Pro series membawa perubahan radikal. Apple berencana menyematkan sistem in-display Face ID,
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Tekno
Bocoran Xiaomi 18, Dikabarkan Bawa Kamera Periskop hingga Fingerprint Ultrasonik
Xiaomi 18 dikabarkan membawa lensa telefoto periskop hingga fingerprint ultrasonik. HP itu juga menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
Bocoran Xiaomi 18, Dikabarkan Bawa Kamera Periskop hingga Fingerprint Ultrasonik
Tekno
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP
OPPO dan Vivo siap membawa kamera ganda 200MP tahun ini. Tahun ini akan menjadi era kamera 200MP.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP
Tekno
OPPO Find X9 Pro Tembus 5 Besar DxOMark, Ungguli Honor Magic 8 Pro!
OPPO Find X9 Pro masuk lima besar DxOMark sebagai HP dengan kamera terbaik. HP ini unggul dari pesaingnya, yaitu Honor Magic 8 Pro.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
OPPO Find X9 Pro Tembus 5 Besar DxOMark, Ungguli Honor Magic 8 Pro!
Tekno
Redmi Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Bakal Hadir di Indonesia Bersamaan dengan Peluncuran Redmi Note 15 Series
Mijia Smart Audio Glasses mencuri perhatian dengan konsep open-ear audio
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Redmi Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Bakal Hadir di Indonesia Bersamaan dengan Peluncuran Redmi Note 15 Series
Bagikan