Merahputih.com - Mencari prediksi Ipswich vs Liverpool dalam lanjutan jadwal Liga Inggris Sabtu (4/9) dini hari WIB? Laga krusial ini menjadi ujian berat bagi skuad The Reds asuhan Andoni Iraola yang wajib menang demi menghindari rekor buruk tujuh pertandingan tanpa kemenangan beruntun.
Bermain di markas lawan, Liverpool dipastikan bakal tampil ngotot demi memecah kebuntuan sekaligus mengamankan tiga poin perdana mereka musim ini.
Menjelang bentrok sengit Ipswich Town vs Liverpool di Portman Road, tekanan justru terasa lebih kencang di kubu tamu.
Baca juga:
Prediksi Ipswich Town vs Liverpool: Misi Wajib Menang Andoni Iraola di Markas Angker
Berdasarkan catatan statistik Liga Inggris terbaru, Liverpool belum pernah menang dalam enam laga beruntun (4 imbang, 2 kalah) sejak era Arne Slot musim lalu, dan performa mereka di bawah kendali Iraola sejauh ini mentok di hasil imbang 2-2 kontra Newcastle dan Nottingham Forest.
Kalau sampai gagal meraup poin penuh lagi, ini bakal jadi mimpi buruk karena The Reds akan mengulangi rekor suram era kepelatihan Gérard Houllier pada November 2002 silam, di mana mereka hampa kemenangan dalam 11 laga berturut-turut.
Keangkeran Markas The Tractor Boys vs Rekor Tim Promosi

Laga ini bukan sekadar urusan meraih poin, tapi juga adu strategi antara dua manajer. Tuan rumah yang berjuluk The Tractor Boys sedang menikmati tren apik di kandang.
Pasukan Gary O’Neil mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 18 pertandingan liga terakhir di markas mereka, 17 di Championship, 1 di Premier League.
Namun, Liverpool punya satu senjata rahasia yang bikin mental lawan ciut, The Reds sangat perkasa saat meladeni tim promosi.
Liverpool memegang rekor tak terkalahkan dalam 20 laga terakhirnya di Premier League melawan tim promosi, dengan rincian 15 kemenangan dan 5 hasil imbang.
Menariknya, tim promosi terakhir yang sukses mengalahkan Liverpool adalah Bournemouth pada Maret 2023 yang kala itu kebetulan dilatih oleh Gary O’Neil, manajer Ipswich saat ini.
Pemain Kunci dan Kabar Cedera
Di atas lapangan, ada beberapa nama yang patut disorot dari kedua kubu:
-
Alexander Isak (Liverpool): Sang striker punya kenangan manis di Portman Road. Saat masih berseragam Newcastle musim lalu, Isak sukses mencetak hat-trick di stadion ini. Total, ia sudah mengemas 4 gol dari 2 pertemuannya melawan Ipswich.
-
Florian Wirtz (Liverpool): Meski baru menciptakan 2 peluang krusial di dua laga awal, bintang asal Jerman ini mencatatkan 11 umpan pemecah garis pertahanan (line-breaking passes). Angka ini cuma kalah dari Bruno Fernandes (13 umpan).
-
Abdul Fatawu (Ipswich): Pemain asal Ghana ini jadi motor serangan tuan rumah. Ia memimpin skuadnya dalam urusan menciptakan peluang (5 kali), umpan ke dalam kotak penalti (9 kali), dan memenangkan duel (14 kali).
-
Update Cedera: Kubu tamu mendapat angin segar dengan potensi kembalinya Joe Gomez dan Federico Chiesa.
Sementara itu, Ipswich masih harap-harap cemas menunggu kebugaran rekrutan baru mereka, Emersonn, serta duo Florentino Luis dan Azor Matusiwa.
Head to Head Ipswich Town vs Liverpool
Jika menengok sejarah pertemuan kedua tim di kasta tertinggi, Ipswich punya PR pertahanan yang sangat masif.
Dalam empat duel terakhir, gawang mereka sudah dibombardir 17 gol oleh Liverpool.
Baca juga:
5 Fakta Menarik Jelang Ipswich Town vs Liverpool: The Reds Terancam Tersandung Lagi?
Di ajang Premier League, Liverpool belum pernah kalah sekalipun dalam enam lawatannya ke Portman Road (4 kali menang, 2 kali imbang).
Selain itu, lini belakang Ipswich saat ini juga sedang keropos. Mereka hanya mampu mencatatkan satu kali clean sheet dalam 36 pertandingan Premier League terakhir mereka.
Prediksi Susunan Pemain
Ipswich Town (4-2-3-1): Kjell Scherpen; Dara O’Shea, Issa Diop, Jacob Greaves, Leif Davis; Saša Lukić, Marcelino Núñez; Abdul Fatawu, Julio Enciso, Daizen Maeda; Chuba Akpom.
Pelatih: Gary O’Neil
Liverpool (4-2-3-1): Alisson Becker; Jeremie Frimpong, Jérémy Jacquet, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister; Victor Muñoz, Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz; Alexander Isak.
Pelatih: Andoni Iraola