MerahPutih.com - Nama Moussa Diaby kembali muncul dalam radar Inter Milan.
Kini, tim asuhan Cristian Chivu masih pengganti Denzel Dumfries, yang meninggalkan Nerazzurri untuk bergabung dengan Real Madrid pada awal musim panas ini.
Baca juga:
Rafael Leao Bisa Bertahan di AC Milan, Galatasaray dan Fenerbahce Gagal Capai Kesepakatan
Inter Milan Kembali Tertarik Datangkan Moussa Diaby
Sejauh musim panas ini, Inter telah mendatangkan John Stones, Ivan Provedel, dan Aleksandar Stankovic. Namun, kabarnya mereka masih mengincar Cristian Romero serta seorang wing-back baru untuk menggantikan Dumfries.
Chivu baru-baru ini berbicara mengenai kebutuhan Inter untuk mendatangkan setidaknya satu pemain lagi yang beroperasi di sisi sayap.
Itu tergantung bagaimana kita melihatnya. Mungkin kita kekurangan satu pemain di sisi kiri. Saat ini kita memiliki tiga pemain sayap, atau lebih tepatnya tiga setengah, karena Carlos (Augusto) juga bisa bermain di posisi itu. Jika kita memperhitungkan Luis Henrique, yang bisa bermain di kanan maupun kiri, kita masih kekurangan satu pemain.
kata Chivu
Sebelumnya, Inter sempat menjajaki kemungkinan mendatangkan Marco Palestra sebelum ia pindah ke Chelsea, serta Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise. Namun, transfer Khalaili batal terlaksana setelah hasil tes medisnya kurang meyakinkan.
Menurut laporan dari Gianluca Di Marzio dan Sky Sport Italia, nama Diaby kembali menjadi incaran di kalangan internal Nerazzurri.
Baca juga:
Joshua Zirkzee Masih Masuk Radar Juventus, Bianconeri Andalkan Skema Pinjaman
Gaji Moussa Diaby Bisa Jadi Masalah Besar Inter Milan
Mantan pemain sayap Aston Villa itu sebelumnya juga dikaitkan dengan kepindahan ke San Siro pada bursa transfer Januari 2026 lalu.
Saat itu, muncul kabar bahwa Inter sedang menjajaki kemungkinan peminjaman yang disertai opsi atau kewajiban pembelian dengan nilai sekitar 35 juta euro (Rp 727 miliar).
Namun, biaya transfer Diaby bukanlah masalah utama bagi Inter. Tantangan yang mungkin lebih berat adalah meyakinkan sang pemain untuk bersedia menerima pemotongan gaji dari bayaran fantastis yang ia terima di Al-Ittihad.
Kabarnya, Diaby menerima gaji bersih sebesar 15 juta euro (Rp 311 miliar) per musim di Arab Saudi. Angka tersebut belum termasuk berbagai bonus yang membuat total pendapatannya melampaui 20 juta euro (Rp 415 miliar). (sof)

