Teknologi

Instagram Reels Banjir Video Kekerasan, Meta Perbaiki Kesalahan tapi tak Ungkap Alasan Gangguan Itu

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 01 Maret 2025
 Instagram Reels Banjir Video Kekerasan, Meta Perbaiki Kesalahan tapi tak Ungkap Alasan Gangguan Itu

Instagram. (Foto: Endgadget)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PLATFORM Meta mengatakan pada Kamis (27/2) mereka telah menyelesaikan kesalahan yang membanjiri feed Reels pribadi pengguna Instagram di seluruh dunia dengan video grafis kekerasan. Tidak dijelaskan berapa banyak orang yang terpengaruh oleh kesalahan ini.

Pernyataan Meta ini datang setelah gelombang keluhan di media sosial mengenai konten kekerasan dan tidak pantas untuk dilihat di feed Reels. Konten negatif itu tetap muncul meskipun beberapa pengguna telah mengaktifkan pengaturan ‘kontrol konten sensitif’ yang dimaksudkan untuk memfilter materi semacam itu.

"Kami telah memperbaiki kesalahan yang menyebabkan beberapa pengguna melihat konten yang seharusnya tidak direkomendasikan di feed Instagram Reels mereka. Kami mohon maaf atas kesalahan ini," kata juru bicara Meta. Meta tidak mengungkapkan alasan di balik kesalahan tersebut.

Kebijakan moderasi Meta telah mendapat sorotan setelah perusahaan memutuskan bulan lalu untuk menghapus program pemeriksaan fakta di AS pada Facebook, Instagram, dan Threads, tiga platform media sosial terbesar dunia dengan lebih dari 3 miliar pengguna global.

Baca juga:

Bocorkan Informasi Rahasia, 20 Karyawan Meta Dipecat



Video dan grafis kekerasan dilarang berdasarkan kebijakan Meta. Perusahaan biasanya menghapus konten semacam itu untuk melindungi pengguna, kecuali untuk video yang meningkatkan kesadaran tentang topik seperti pelanggaran hak asasi manusia dan konflik.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan lebih mengandalkan alat moderasi otomatis, sebuah taktik yang diperkirakan akan semakin dipercepat dengan berkurangnya pemeriksaan fakta di AS.

Meta telah mendapat kritik karena gagal menyeimbangkan dengan efektif antara rekomendasi konten dan keselamatan pengguna, seperti yang terlihat dalam insiden-insiden seperti penyebaran konten kekerasan selama genosida di Myanmar, Instagram yang mempromosikan konten gangguan makan kepada remaja, dan misinformasi selama pandemi COVID-19.(dwi)

Baca juga:

Meta Sepakati Bayar Uang Damai dengan Presiden Trump Rp 387,5 Miliar

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Tekno
OPPO Find X10 Ultra Bakal Punya Kamera Telefoto 10x Lebih Canggih, Hasil Zoom Jadi Makin Tajam!
OPPO Find X10 Ultra akan membawa kamera telefoto 10x canggih. Nantinya, hasil zoom jadi lebih tajam dibanding sebelumnya.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
OPPO Find X10 Ultra Bakal Punya Kamera Telefoto 10x Lebih Canggih, Hasil Zoom Jadi Makin Tajam!
Tekno
Jelang Rilis, Vivo X Fold 6 Tawarkan Kamera 200MP, Baterai 7.000mAh, hingga Fitur AI Canggih
Spesifikasi Vivo X Fold 6 kini sudah terungkap. HP itu membawa kamera 200MP, baterai 7.000mAh, hingga fitur AI canggih.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Jelang Rilis, Vivo X Fold 6 Tawarkan Kamera 200MP, Baterai 7.000mAh, hingga Fitur AI Canggih
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Bagikan