MerahPutih.com - Premier League telah mengungkapkan alasan mengapa pemain Arsenal, Gabriel Magalhaes, tidak diusir keluar lapangan setelah menanduk bintang Manchester City, Erling Haaland.
Pemain 28 tahun itu ditugaskan untuk menjaga ketat Haaland selama pertandingan penentu gelar Premier League di Etihad, Minggu (19/4). Dalam laga tersebut, terjadi pertarungan fisik yang intens antara keduanya.
Salah satu insiden tersebut hampir berujung kartu merah bagi bek The Gunners hanya tujuh menit sebelum pertandingan berakhir.
Bek tengah asal Brasil itu mengawal ketat Haaland, kemudian menjatuhkannya di tengah lapangan. Haaland sangat marah dan mendorong Gabriel dengan cukup keras.
Baca juga:
Superkomputer Prediksi Manchester City Juara Liga Inggris 2025/26, Arsenal Terancam Gagal Lagi
Gabriel sama sekali tidak senang dengan reaksi pemain Norwegia itu, kemudian keduanya saling terlibat insiden.
Ia pun tampak mendorong Haaland dengan kepalanya. Lalu, para pemain City bersikeras bahwa ia seharusnya diusir karena mereka melihatnya sebagai sundulan kepala.
Premier League Ungkap Alasan Gabriel Magalhaes tak Diberi Kartu Merah
Namun, wasit dan VAR tidak mengabulkannya meskipun tuan rumah memprotes. Gabriel serta Haaland sama-sama mendapat kartu kuning atas keributan tersebut.
Para petinggi Premier League pun mendukung keputusan wasit lewat sebuah unggahan di X, yang menjelaskan alasan mengapa Gabriel tidak diusir.
Premier League menjelaskan, bahwa reaksi pemain Arsenal itu tidak cukup "berlebihan atau agresif" untuk mendapatkan kartu merah.
“Keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu merah telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR. Tindakan Gabriel dianggap tidak terlalu agresif atau kasar," tulis Premier League di X.
Insiden itu terjadi setelah konfrontasi sengit lainnya yang menyebabkan baju Haaland robek.
Baca juga:
Arsenal Tumbang dari Manchester City, Mikel Arteta: Persaingan Gelar Premier League Dimulai Lagi
Kedua pemain itu berebut bola tepat di luar kotak penalti Arsenal, kemudian Gabriel tampaknya menarik baju yang dikenakan lawannya di bawah jerseynya.
Lengan kanan jersey Haaland pun benar-benar robek dan ia sangat marah. Mantan bintang Borussia Dortmund itu memberikan baju tersebut kepada seorang penggemar yang beruntung di tribun tuan rumah.
Haaland membantu City meraih kemenangan 2-1 atas pemuncak klasemen Premier League, Arsenal, yang bisa mengantarkan anak asuh Pep Guardiola meraih gelar juara.
Sebab, mereka kini hanya tertinggal tiga poin dengan satu pertandingan sisa. Bintang Norwegia itu mencetak gol penentu kemenangan, setelah Kai Havertz memanfaatkan kesalahan Gianluigi Donnarumma untuk membalas gol pembuka Rayan Cherki. (sof)