InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kirim 4,6 Ton Beras hingga Air Minum

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kirim 4,6 Ton Beras hingga Air Minum

Acara pentas seni di depan Sarinah untuk Donasi ke NTT. Foto: Dok. In Journey

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dukungan terhadap korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, kini terus berdatangan. Salah satunya dari perusahaan milik negara, InJourney Group.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyebutkan, pihaknya membuka ruang donasi bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT melalui kolaborasi dan sinergi BUMN bersama BRI.

Donasi yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak di NTT.

kata Maya, Rabu (19/8)

Sementara di sisi lain, InJourney Group telah bergerak cepat menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.

Bantuan dilakukan berdasarkan hasil assessment kebutuhan di lapangan agar dukungan yang diberikan dapat tepat sasaran, dengan fokus pada pangan dan air minum, kesehatan, logistik tanggap darurat, serta kebutuhan kelompok rentan.

Baca juga:

99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Pulih, 1 Site Masih dalam Proses Pemulihan

InJourney Group Salurkan 4,6 Ton Beras hingga Ribuan Liter Air untuk Korban Gempa NTT

Sampai saat ini, bantuan yang telah dimobilisasi dan disalurkan antara lain 4.600 kilogram beras, 4.080 liter air minum, 32 dus mi instan, 21 dus susu UHT, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya.

Sedangkan untuk kelompok rentan, bantuan mencakup 65 kemasan popok bayi, 50 bungkus makanan bayi, dan 1.300 perlengkapan mandi.

Dukungan kesehatan juga diberikan berupa obat-obatan dan perlengkapan kesehatan dasar, sementara kebutuhan tempat tinggal sementara didukung melalui penyaluran terpal, kasur, bantal, dan selimut.

Salah satu titik penyaluran bantuan berada di Stasi Antonius Leda, Paroki Wajur, Desa Pangga Kampung Leda, Kolang, yang mendukung 23 keluarga dengan rumah rusak parah dan saat ini mengungsi secara mandiri di tenda.

Baca juga:

Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Perbaikan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya

Penyaluran bantuan tersebut dikoordinasikan melalui ITDC sebagai PIC InJourney Group di NTT, bersama Satgas BUMN Peduli di NTT melalui BRI dan Posko Bencana Labuan Bajo.

ITDC juga melakukan assessment ke sejumlah titik terdampak di sekitar Ring 1 Golomori, Manggarai Barat, sebagai dasar penentuan prioritas bantuan.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari semangat gotong royong yang ingin terus dibangun InJourney Group.

“Sekecil apa pun dukungan, ketika dilakukan bersama-sama, dapat menjadi manfaat yang berarti,” lanjut Herdy. (knu)

#Gempa Bumi #Bencana Alam #InJourney #NTT #Gempa NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
3 Bandara Dukung Penuh Ajang MotoGP Mandalika, Siap Tampung Mobiltas Pembalap dan Penonton
Tiga bandara tersebut, yakni Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.


Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3 Bandara Dukung Penuh Ajang MotoGP Mandalika, Siap Tampung Mobiltas Pembalap dan Penonton
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Bagikan