MerahPutih.com- Pelatih Bali United Hans Peter Schaller membeberkan, salah satu strategi keberhasilannya menaklukan Madura United di babak perempat final Piala Presiden 2018, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/2), karena konsistensi permainan Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.
“Pola permainan memang seperti ini yang saya harapkan, ini ciri khas permainan kami dan semua pemain bisa menunjukannya saat di lapangan,” jelas pelatih asal Austria tersebut.
Memang, dalam pertandingan tersebut, tim Serdadu Tridatu sempat tertinggal hingga paruh pertama. Namun, suntikan motivasi saat turun minum, membuat skor pembeda di babak kedua.
Sementara itu kegagalan Madura United sudah diprediksi sebelumnya, oleh sang aristek Gomez de Olievera.
“Ini sudah sesuai prediksi saya, dari segi kualitas memang tim Bali United lebih bagus. Dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami kedepan,” katanya.
Terpisah salah seorang pemain Bali United M. Taufiq mengaku siap bekerja keras di babak semifinal nanti. Ketika ditanya soal pilihan lawan di babak semifinal, apakah Arema FC atau Sriwjaya FC, dirinya enggan memilih.
“Sebagai pemain, lawan siapapun kami sangat siap,” tegas mantan pemain Persebaya Surabaya ini.
Berita ini laporan Win, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya.