Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ini Alasan Kapolda Banten Longgarnya Pengamanan Saat Wiranto Ditusuk

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 10 Oktober 2019
Ini Alasan Kapolda Banten Longgarnya Pengamanan Saat Wiranto Ditusuk

Menkopolhukam Wiranto mendapat perawatan di IGD RSUD Berkah Pandeglang (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengakui pengamanan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto saat mendapat serangan aksi penusukan memang agak sedikit longgar.

Tomsi beralasan saat itu banyak anak-anak sekolah yang ingin mengajak Menkopolhukam berfoto. Akibatnya, lanjut dia, pihak pengamanan sedikit memberikan kelonggaran agar masyarakat juga bisa bersalaman dengan Wiranto yang sedang berkunjung ke salah satu Pondok Pesantren di Menes Padeglang Banten.

Baca Juga:

Polri Akui Lokasi Wiranto Ditusuk Daerah Rawan Teroris

Menurut Kapolda, pelaku penusukan itu berhasil memanfaatkan kelonggaran pengamanan itu untuk melakukan aksinya. Pelaku diketehui ada dua orang menggunakan pisau kecil.

"Tiba tiba ada suami istri yang menerobos barisan pengamanan dan langsung melakukan penusukan," kata Kapolda Banten, kepada wartawan, Kamis (10/10).

Detik-detik Wiranto nyaris ditusuk orang tak dikenal saat berada di Pandeglang, Banten. Foto: Ist

Namun, Tomsi menambahkan pihaknya berhasil melakukan penghadangan agar Wiranto tidak terus ditusuk pelaku. Meski tertusuk, tapi kondisi Wiranto sendiri masih stabil dan tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Saat ini sudah di bawa ke rumah sakit Jakarta," tutup jenderal polisi bintang dua itu.

Baca Juga:

Wiranto Alami 2 Luka Tusukan di Perut, Helikopter Siaga Terbang ke Jakarta

Sebelumnya, Mabes Polri mengakui daerah Menes, Pandeglang, Banten, lokasi kunjungan kerja lokasi tempat Wiranto mendapatkan serangan penusukan merupakan sarang paham radikal.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas), Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan indikasi sarang radikal itu berdasarkan pemetaan tim Densus 88 Antiteror Polri. Bahkan, lanjut dia, Densus 88 Anti-teror sampai memasukan kawasan itu ke dalam kategori daerah rawan teroris.

Untuk diketahui, Wiranto ditusuk saat hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi. (Knu)

Baca Juga:

Polri Sebut SA Penusuk Wiranto Sudah Terpapar ISIS

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan