Inggris Tingkatkan Ancaman Teror ke Level Kritis Pascaledakan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 16 September 2017
Inggris Tingkatkan Ancaman Teror ke Level Kritis Pascaledakan

Ilustrasi. (Foto:pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANCAMAN teror Inggris telah ditingkatkan ke level tertinggi. Di saat yang sama, polisi tengah memburu pelaku pengeboman di kereta bawah tanah di bagian selatan-barat London.

Seperti dikutip dari BBC, Perdana Menteri Theresia May mengatakan tingkat ancaman teror di Inggris saat ini kritis. Itu berarti sebuah serangan lain setelah ledakan di Parson Green amat diantisipasi.

Polisi menyebut telah menyebar sekitar 1.000 petugas bersenjata ke seluruh negeri, setelah bantuan militer diterjunkan.

Kelompok yang mengaku sebagai Islamic State (IS) menyatakan sebagai otak di balik serangan yang melukai 29 orang itu.
Perdana Menteri May mengatakan militer akan terus memberikan dukungan kepada aparat kepolisian dan menggantikan polisi bertugas jaga pada sejumlah infrastruktur nasional yang tida dapat diakses publik.

Scotland Yard pun menyatakan akan meningkatkan jumlah petugas bersenjata yang berpatroli, terutama pada sejumlah lokasi penting dan keramaian.

PM May menyebut masyarakat akan melihat lebih banyak petugas polisi dan militer berjaga dan berpatroli. “Ini merupakan langkah yang proporsional dan masuk akal. Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan keamanan dan perlindungan ekstra selama penyidikan berlangsung,” ujar May.

Sebanyak 29 orang dirawat di rumah sakit akibat serangan bom di Stasiun Parson Green. Sebagian besar korban ledakan mengalami luka bakar.

Asisten Komisaris Polisi Mark Rowley mengatakan polisi tengah memburu tersangka. Ia juga mengatakan bantuan dari militer akan memberikan jaminan keamanan di seluruh negeri.
Rowley mengatakan polisi telah memeriksa rekaman CCTV untuk menemukan mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Dia mengatakan detektif hanya melihat satu perangkat dan menolak untuk menjelaskan maupun menarik kesimpulan dari temuan itu, mengingat tingkat kerahasiaan operasi itu.
Ia menyebut IS acap mengklaim sebagai yang bertanggung jawab atas serangan semacam ini, meskipun tanpa ada keterikatan dengan pelaku pengeboman.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan