Inggris Gelar Referendum Soal Keanggotaan Uni Eropa

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 23 Juni 2016
Inggris Gelar Referendum Soal Keanggotaan Uni Eropa

Warga Inggris mengantre untuk memberikan hak suara terkait referendum keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa. (Foto screenshot Daily Mail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Inggris melakukan pemungutan suara terkait referendum bersejarah tentang apakah harus tetap menjadi anggota Uni Eropa atau keluar dari keanggotaan. Inggris tengah mempertimbangkan untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa atau diistilahkan dengan Brexit (disingkat dari British Exit). 

Mengutip Antara News, angka sementara dari Komisi Pemilihan Umum, tercatat 46.499.537 orang berhak untuk memberikan suaranya pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuka pukul 07:00 pagi hingga 22:00 waktu setempat.

Pada kertas pemungutan suara, terdapat pertanyaan "Haruskah Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa atau meninggalkan Uni Eropa?".

Hasil suara yang lebih dominan akan dianggap menang dalam pemungutan suara tersebut.

Adapun kondisi cuaca bervariasi saat pemungutan suara, di mana badai di London dan bagian selatan-timur Inggris menyebabkan banjir semalam.

Sementara terik matahari diprakirakan menyirami Irlandia Utara dan Skotlandia, namun beberapa daerah diprediksi cerah dan lebih kering.

Setelah pemungutan suara ditutup, kotak suara disegel, diangkut dan dikumpulkan ke tempat penghitungan suara di 382 daerah penghitungan lokal.

Suara tersebut mewakili 380 wilayah pemerintah daerah di Inggris, Skotlandia dan Wales, ditambah Irlandia Utara dan Gibraltar.

Hasilnya akan diumumkan saat malam, bersama dengan total hasil suara dari 11 negara dan wilayah.

Komisi Pemilihan memperkirakan hasil akhir akan didapat pada Jumat (24/6) pagi.

Adapun, referendum nasional terakhir terjadi lima tahun yang lalu, ketika para pemilih menolak upaya untuk mengubah cara pemilihan anggota parlemen terpilih.

Sedangkan yang pertama terjadi pada 1975, ketika negara itu ditanya apakah Inggris harus terus menjadi anggota dari apa yang kemudian disebut dengan Masyarakat Ekonomi Eropa.

BACA JUGA:

  1. Pidato Terakhir Michelle Obama Bikin Haru
  2. The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan
  3. Israel Kembalikan 23 Jenazah Warga Palestina
  4. Sepanjang Tahun 2015, Israel Telah Menahan 6.830 Warga Palestina
  5. Presiden Palestina Hadiri Misa Natal di Gereja Betlehem

 

#Brexit #Uni Eropa #Inggris #Referendum
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Olahraga
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Koleksi trofi emas menjadi bukti sahih dominasi kekuatan sepak bola Amerika Latin dan Eropa Barat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Indonesia
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Pemerintah Inggris mengumumkan alokasi anggaran sebesar 115 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,7 triliun untuk pengadaan peralatan pesawat nirawak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Dunia
Trump Ultimatum Uni Eropa, Ancam Tarif Dagang Naik Lagi 4 Juli!
Presiden AS Donald Trump beri tenggat hingga 4 Juli bagi Uni Eropa untuk memenuhi komitmen dagang.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Trump Ultimatum Uni Eropa, Ancam Tarif Dagang Naik Lagi 4 Juli!
Indonesia
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Rusia menegaskan tetap memasok minyak ke Indonesia sesuai perjanjian meski menghadapi sanksi Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Indonesia
Selat Hormuz Masih Diblokade, Dunia Alami Krisis Energi Terparah
Dunia menghadapi krisis energi paling serius dalam sejarah global akibat konflik di Timur Tengah, kata seorang pejabat Komisi Eropa pada Selasa (5/5).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Selat Hormuz Masih Diblokade, Dunia Alami Krisis Energi Terparah
Indonesia
Trump Kembali Ultimatum Iran Soal Nuklir, Uni Eropa Desak Pemulihan Selat Hormuz
Tagihan impor bahan bakar fosil Eropa telah meningkat lebih dari 27 miliar euro atau Rp 545 triliun hanya dalam 60 hari konflik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Trump Kembali Ultimatum Iran Soal Nuklir, Uni Eropa Desak Pemulihan Selat Hormuz
Indonesia
Uni Eropa Bersiap Dengan Kondisi Ekonomi Memburuk, Biaya Pengiriman Minyak Capai Rp 505 Triliun
Uni Eropa sedang mempersiapkan berbagai langkah antisipasi jika situasi ekonomi memburuk dan terjadi kekurangan listrik di tengah krisis energi
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Uni Eropa Bersiap Dengan Kondisi Ekonomi Memburuk, Biaya Pengiriman Minyak Capai Rp 505 Triliun
Dunia
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Ancaman ini muncul tepat menjelang kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat pada pekan depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Bagikan