Indonesia Para Badminton International 2025 Diikuti 124 Atlet dari 25 Negara
Atlet Para Badminton Internasional 2024 Indonesia melawan atlet India diajang HYDROPLUS Indonesia Para Badminton Internal, Sabtu (21/9). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 bakal digelar di GOR Indoor Manahan, Solo, pada 29 Oktober-2 November 2025.
Gelaran ini, menjadi salah satu turnamen penting dalam kalender BWF Para Badminton World Circuit.Selain Indonesia dan India, negara lain seperti Thailand, serta Prancis hadir dengan kekuatan terbaik.
Tim para bulu tangkis Indonesia membidik juara umum dalam ajang Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 di GOR Indoor Manahan, Solo, pada 29 Oktober-2 November 2025.
Kejuaraan tingkat Grade 2 Level 1 itu diikuti 124 atlet dari 25 negara. Meskipun jumlah wakil Indonesia hanya 16 atlet, jauh lebih sedikit dibandingkan India yang mengirim 42 atlet, pelatih kepala Jarot Hernowo menegaskan kualitas menjadi modal utama tim Merah Putih untuk bersaing di rumah sendiri.
Baca juga:
Raih 10 Emas, Indonesia Juara Umum Para Badminton Internasional 2024
“Secara tim kami memasang target juara umum. Secara individu, karena ini ajang untuk masuk peringkat sepuluh besar dunia, targetnya adalah meraih poin tertinggi,” kata Jarot dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (29/10).
Jarot menyebut kejuaraan ini menjadi hasil dari program pemusatan latihan selama satu tahun. Ajang ini sekaligus menjadi pemanasan penting sebelum ASEAN Para Games 2025 dan bagian dari upaya mengumpulkan poin menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
“Persaingan sangat ketat, tidak ada negara yang benar-benar mendominasi. Setiap nomor punya unggulan dari negara berbeda, mulai dari tunggal putri SL3, tunggal putra SL3, hingga kategori kursi roda,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Rima Ferdianto menegaskan, kejuaraan di Solo ini memiliki arti strategis untuk menjaga tradisi juara sekaligus mengamankan posisi dalam perburuan tiket Paralimpiade.
“Semua pemain yang bisa finis di posisi satu, dua, atau tiga akan memperoleh poin tinggi yang sangat berharga untuk kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028,” kata Rima.
Ia mengatakan menjadi tuan rumah memberi keuntungan tersendiri bagi para atlet Indonesia.
"Ketika menjadi tuan rumah, kita bisa tampil dengan kekuatan penuh dan kita juga sudah terbiasa dengan cuaca serta kondisi lapangan yang sudah kita benahi," kata Rima.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Menpora Ultimatum 3 Federasi Bereskan Masalah Dualisme Kepengurusan
ASEAN Para Games 2025 Thailand Berakhir, Estafet Diberikan Pada Malaysia
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
Alwi Farhan Rebut Juara Indonesia Masters 2026, Terakhir Kali Tunggal Putra Juara di 2023
Tunggal Putri China Chen Yufei Raih Gelar Juara Indonesia Masters 2026
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Hasil Final Badminton SEA Games 2025: Indonesia Bawa Pulang 2 Emas dan 2 Perak
Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025, Kamis (11/12): Indonesia Kumpulkan 46 Medali, Tempel Ketat Vietnam
Kalahkan Singapura, Beregu Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Final Bulu Tangkis SEA Games 2025
SEA Games 2025: Jadwal Pertandingan Bisbol, Bulu Tangkis, Sepak Bola, Hoki 5s, dan Handball