Indonesia Gabung New Development Bank, Prabowo: ‘Booster’ Kuat untuk Strategi Transformasi
Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Presiden NDB, Dilma Vana Rousseff, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/3). Foto: MerahPutih.com/Ponco
MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan, bahwa Indonesia telah sepakat bergabung dalam New Development Bank (NDB). Menurutnya, itu adalah sebuah dorongan atau ‘booster’ yang kuat untuk mempercepat strategi transformasi ekonomi.
Hal itu Prabowo sampaikan usai melakukan pertemuan dengan Presiden NDB, Dilma Vana Rousseff, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/3) sore.
“Saya telah memutuskan untuk bergabung dengan New Development Bank dan mengikuti prosedur dan permintaan yang telah diberikan kepada kami,” kata Prabowo.
“Saya juga menyebutkan bahwa tim Anda dan tim Indonesia telah berbicara tentang tawaran Anda untuk mengundang Indonesia untuk menjadi anggota New Development Bank, dan setelah pemeriksaan oleh Menteri Keuangan dan perbicaraan kita,” tegasnya.
Baca juga:
Prabowo Lantik 31 Dubes, Ada Junimart Girsang dan Mantan KSAU Yuyu Sutisna
Ia berterima kasih atas ajakan NDB kepada Indonesia untuk bergabung. Prabowo mengatakan, pertemuan hari ini membicarakan rencana jangka panjang, tengah, pendek, dan program pemerintah Indonesia, serta pengalaman negara-negara NDB.
“Terima kasih banyak telah mengajak kami untuk bergabung dengan NDB. Saya pikir NDB bisa menjadi booster yang kuat untuk mempercepat strategi transformasi kami,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Rousseff menyampaikan, bahwa dirinya menyambut baik keputusan Indonesia bergabung dengan NDB. Indonesia, jelasnya, adalah salah satu negara yang diprioritaskan NDB karena RI punya peran vital di kawasan.
"Pentingnya Indonesia bergabung dengan NDB karena Indonesia merupakan aliansi di BRICS," ucap Rousseff. (Pon)
Baca juga:
Prabowo Imbau Pengusaha Tambah THR Ojol Jangan Cuma 20% dari Rata-Rata Pendapatan Sebulan
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,39 Persen di Kuartal IV 2025, Konsumsi Rumah Tangga Dominan
Ekonomi Masih Tertekan, Menteri Purbaya Tidak Akan Cabut Aturan Insentif Pajak
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Sepanjang 2025 Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen, Jawa Masih Mendominasi
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya