Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Indonesia Bahas Kesiapan Asian Games 2018 Bersama OCA

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 19 April 2017
Indonesia Bahas Kesiapan Asian Games 2018 Bersama OCA

Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia tetap akan memasukkan cabang olahraga yang mayoritas dan kemungkinan berprestasi dalam Asian Games 2018.

"Itu memang hak tuan rumah selalu, paling tinggi dua sampai tiga cabang olahraga," kata Wapres seperti dilansir Antaranews di Jakarta, Rabu (19/4).

Sebelumnya pada Selasa (18/4), Wapres menjamu makan malam perwakilan Komite Olimpiade Asia (OCA) di rumah dinas Wapres, membahas penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Menurut Wapres, hasil pertemuan dengan pihak OCA sangat baik dan OCA mengakomodir banyak kepentingan Indonesia sebagai tuan rumah seperti terkait anggaran yang didukung OCA.

Terkait pengurangan cabang olahraga yang disetujui OCA, Kalla mengatakan akan diseimbangkan seluruh cabang olahraga karena menyangkut kepentingan Asia Selatan dan Asia Tengah.

"Harus adil semua. Seluruh wilayah Asia ini masing-masing ada olahraga favorit di situ masuk," kata Wapres Kalla.

Olahraga yang wajib itu hanya olimpiade Riau yaitu 28 cabang olahraga dan selebihnya diseimbangkan antara wilayah-wilayah Asia dan tentu kepentingan Indonesia.

Pada kesempatan terpisah, Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan OCA telah mengetahui cabang olahraga yang akan diselenggarakan Indonesia pada Agustus 2018 berjumlah 36 cabang.

Meskipun demikian, Erick menambahkan bahwa OCA belum meresmikan jumlah cabang olahraga dalam Asian Games 2018 yang semula 42 menjadi 36 cabang olahraga.

#Asian Games 2018 #Wapres Jusuf Kalla #Komite Olimpiade Asia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
JK Tegaskan Dukungan Penuh Indonesia ke Palestina
Haniyeh adalah seorang pejuang sekaligus pahlawan dalam upaya mewujudkan kemerdekaan di Palestina, sehingga apapun yang diperjuangkan oleh Haniyeh sampai dia gugur merupakan perjuangan syahid.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Agustus 2024
JK Tegaskan Dukungan Penuh Indonesia ke Palestina
Bagikan