Indikator Jelaskan Soal Elektabilitas Prabowo-Sandi yang Terus Naik
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Foto: MerahPutih.com/Rizki Fitriant
MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan alasan elektabilitas pasangan pasangan calon Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga terus meningkat.
Burhanuddin menilai kenaikan tersebut terbilang wajar, lantaran paslon nomor 02 terus gencar turun langsung ke daerah-daerah.
"Jadi, sebelum pemilu, waktu itu kan penetapan sekitar September, taruh 30 persen itu, karena selama 4 tahun kan Pak Prabowo enggak kampanye," kata Burhanuddin di Kantornya Jalan Cikini, Menteng. Jakarta Pusat, Rabu (3/4).
Selain itu, sosok muda dan energik yang dimiliki Sandi sebagai pendamping Prabowo, memberikan dampak yang signifikan terhadap elektabilitas. Apalagi mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sering kali kampanye keliling daerah.
"Mungkin karena efek mobilisasi, efek Sandiaga, itu kan harus dimasukan variabel," jelasnya.
Seperti diketahui, Indikator Politik Indonesia melakukan beberapa kali survei elektabilitas pasangan capres-cawapres pada Oktober 2018. Pada Oktober 2018, elektabilitas pasangan Jokowi-Maruf mengantungi elektabilitas sebesar 53,0 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi mendapat angka 30,0 persen.
Di bulan Desember 2018, pasangan Prabowo-Sandi elektabilitasnya mengantungi 34,8 persen, sementara Jokowi-Maruf sebesar 54,9 persen.
Di bulan Maret 2019 elektabilitas nomor urut 02 mencapai 37,4 persen, sedangkan pesaingnya 55,4 persen. Indikator menarik kesimpulan bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi menguat sebesar 7,4 persen. (Asp)
Baca Juga: Dimotori Kader Partai Golkar, Sandiaga Uno Gelar Pertemuan dengan Saudagar Bugis-Makassar Rantau
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Presiden Prabowo dan Mas Didit Unggah Foto Bersama Zinedine Zidane dan Putranya di Sela WEF
Di World Economic Forum, Prabowo Pede Dengan Kondisi Ekonomi Indonesia
Gabung di Dewan Perdamaian Ala Trump, Komisi I DPR Bakal Minta Penjelasan Pemerintah
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris