India Luncurkan Serangan Rudal ke Pakistan, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Terluka

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Mei 2025
India Luncurkan Serangan Rudal ke Pakistan, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Terluka

India-Pakistan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketegangan antara Negara India dan Negara Pakistan semakin panas. India baru meluncurkan serangannya ke Pakistan di Rabu (7/5).

Pihak India mengklaim serangan tersebut sebagai operasi "Sindoor", sebagai upaya menumpas kamp yang menjadi tempat teroris.

New Delhi mengklaim pihaknya menyerang lima titik di Pakistan dan Kashmir Pakistan. Lokasi tersebut adalah Kotli, Ahmadpur Timur, Muzaffarabad, Bagh, dan Muridke.

Dilansir dari CNBC, serangan India ke Pakistan melukai sipil dan korban Jiwa. Islamabad melaporkan ada tiga orang tewas dan 12 orang terluka akibat serangan ini.

Baca juga:

India Dikabarkan Bakal Serang Pakistan Dalam 36 Jam Mendatang

Dikutip dari Antara, setidaknya delapan orang tewas dan 35 orang terluka sementara dua orang hilang setelah India melancarkan serangan rudal di Pakistan.

"Tentara India menggunakan senjata yang berbeda, menargetkan enam tempat, yang menyebabkan 24 terdampak," kata Juru Bicara Angkatan Darat Pakistan Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry dalam konferensi pers sebelum fajar di kota garnisun Rawalpindi.

Tempat-tempat yang menjadi target, termasuk sebuah masjid, berada di Pakistan dan juga di Kashmir yang dikelola Pakistan, katanya.

India mengatakan telah meluncurkan serangan rudal yang menargetkan sembilan lokasi "infrastruktur teroris" di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan.

Eskalasi antara negara tetangga bersenjata nuklir itu terjadi setelah serangan 22 April di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India yang menewaskan 26 orang.

India menyalahkan Pakistan atas serangan itu, dengan mengeklaim ada hubungan lintas batas. Pakistan membantah bahwa mereka ada hubungan dengan pembunuhan itu.

Serangan Sindoor, dimaknai sebagai aksi balasan dari aktivitas penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata menembaki wisatawan di destinasi wisata di daerah pegunungan Pahalgam. (Tka)

#India #Pakistan #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Baku tembak masih berlangsung antara para penyerang dan pasukan keamanan di lokasi kejadian yang berada di distrik Kohat, Khyber Pakhtunkhwa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Indonesia
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian dan apresiasi bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Indonesia
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
KTT ke-18 BRICS berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, pada 12-13 September 2026, di bawah keketuaan India.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
Dunia
Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Keikutsertaan Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Jakarta dalam kerja sama multilateral, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan negara-negara berkembang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
 Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Bagikan