MerahPutih.com - AS Roma menghadapi tantangan hebat saat menghadapi Bologna di leg pertama babak 16 besar Liga Europa 2025/2026. Laga digelar di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Jumat (13/3) dini hari WIB.
AS Roma bisa memaksa laga berkesudahan imbang 1-1. Roma tertinggal lebih dahulu lewat gol Federico Bernardeschi (50’) sebelum mencetak gol penyeimbang pada menit 71 melalui Lorenzo Pellegrini.
"Permainan Bologna sangat mengandalkan fisik dengan banyak umpan panjang, sedikit seperti Genoa (yang mengalahkan Roma 1-2 pada laga sebelumnya-red). Mereka membuat kami kesulitan merebut lini kedua," ujar pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini di laman klub.
Menurut juru taktik asal Italia itu, AS Roma harus menerapkan "permainan rugbi" untuk memenangkan lini kedua saat bersua Bologna.
Baca juga:
Selain itu, dia melanjutkan, perubahan cuaca juga sudah berpengaruh terutama pada 20-30 menit terakhir.
"Begitu cuaca dan suhu berubah, maka lebih banyak permainan penguasaan bola," kata Gasperini.
Situasi di leg pertama menjadi catatan Gasperini. Ia mengatakan akan menurunkan pemain bertubuh besar untuk mengungguli Bologna di lini kedua pada leg kedua, Jumat (20/3) dini hari WIB.
"Untuk permainan 'sepak bola rugbi' ini, kami membutuhkan pemain yang bertubuh lebih besar. Selain itu, untuk menjalani pertandingan seperti tadi (leg pertama-red), harus ada pemain dengan teknik mumpuni yang kreatif karena lawan sangat mengandalkan fisik. Pertandingan di Roma akan menjadi penentu," tutur dia. (*)