Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ijtima Ulama Jilid III Dianggap Gerombolan Politik Berbau Agama

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 02 Mei 2019
Ijtima Ulama Jilid III Dianggap Gerombolan Politik Berbau Agama

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding (tengah) (Antarnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai Ijtima Ulama III hanya permainan politik belaka. Tak murni menyuarakan suara kaum ulama.

"Ijtima ulama itu ijtima ulama-ulamaan dan buatan ya. Harusnya kalau menginginkan nama ulama mestinya ada prinsip yang harus diikuti," kata Karding kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/5).

Karding melanjutkan, prinsip yang dimaksusdnya yakni pertama jujur dalam mengambil keputusan, kedua berdasarkan kaidah fiqih, ketiga berdasarkan kepentingan dan keutuhan persatuan indonesia

"Apa dasarnya mereka ingin mendiskualifikasi 01, apakah ada dasar yang kuat?," sesal Karding.

Politikus PKB ini menambahkan, dalam hukum dan prinsip beragama, tidak boleh mengeluarkan keputusan yang dzolim dan didasarkan bukan pada fakta tapi pada asumsi. "Apalagi itu untuk kepentingan pribadi atau kelompok," jelas Karding.

karding
Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding (Antaranews)

Dan harusnya mereka para ulama, lanjut Karding, menjaga marwah ulama berdasarkan diri pada aturan hukum positif

"Kedua percaya pada lembaga penyelenggara negara, dimana yang mereka dukung, partai di 02 juga ikut menyusun UU, menentukan KPU dan bawaslu dan ikut punya saksi pilpres maupun partai di daerah," sebut Karding.

Karding menyebut, kelompok itu tidak mencermi kan ijtima ulama. "Tapi lebih kepada gerombolan politik yang memiliki kepentingan politik yang memang berbeda dengan 01," pungkas Karding. (Knu)

#Jokowi-Ma'ruf Amin #Ijtima Ulama II
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan