IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 59 menit lalu
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan

Ilustrasi (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Laju IHSG hari ini sukses mencetak rapor hijau yang mengesankan dengan melesat naik 282,28 poin atau 5,65 persen ke level 5.278,89 pada penutupan perdagangan Selasa (20/10) sore.

Lompatan tajam pada pergerakan saham ini didorong kuat oleh fenomena bargain hunting (aksi beli saat harga murah) dari para investor yang gerak cepat menyerok emiten incaran setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) dihantam koreksi parah dua hari berturut-turut.

Baca juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis

Kebangkitan penutupan IHSG kali ini seolah menjadi angin segar penawar panik bagi pelaku pasar modal. Selain indeks utama, kelompok saham unggulan pada LQ45 naik sangat fantastis dengan raihan 8,58 persen ke posisi 530,35.

Para pemburu rekomendasi saham potensial tampaknya pintar membaca peluang, memanfaatkan momentum anjloknya harga pasar untuk melakukan akumulasi besar-besaran pada emiten-emiten berkapitalisasi raksasa.


Technical Rebound dan Kewaspadaan Investor

IHSG Hari Ini

Meski pasar sedang bersuka cita, pengamat pasar modal Elandry Pratama mengingatkan agar euforia ini disikapi secara objektif. Lonjakan yang terjadi saat ini merupakan reaksi teknikal yang wajar pasca kejatuhan dalam.

Penguatan IHSG hari ini lebih didorong oleh technical rebound setelah koreksi yang sangat tajam dalam dua hari perdagangan sebelumnya. Investor mulai melakukan bargain hunting pada saham-saham berkapitalisasi besar yang harganya sudah terkoreksi cukup dalam,

beber Elandry.

Dari sisi kebijakan, keputusan BEI untuk menendang saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) dari rumusan IHSG juga menjadi sentimen positif yang terus dicermati pasar. "Namun, ini belum berarti risiko pasar sudah sepenuhnya mereda," ucapnya dinukil Antara.

Saat ini, laju pemulihan sangat ditopang oleh emiten perbankan big cap yang memang memiliki bobot besar terhadap indeks. Menurut Elandry, tantangan selanjutnya adalah melihat apakah tren hijau ini mampu menular ke lapis kedua.

"Namun, perlu dilihat apakah penguatan ini bisa meluas ke lebih banyak sektor dan saham agar pemulihannya lebih solid," tambahnya.


Sektor Jawara, Top Gainers, dan Anomali Regional

Menariknya, di saat IHSG berpesta pora di zona hijau sepanjang sesi, bursa saham regional Asia justru kompak tiarap. Indeks Nikkei melemah 1,16%, Kospi anjlok 3,73%, Hang Seng turun 1,32%, dan Strait Times merosot 0,34%. Praktis hanya indeks Shanghai yang mampu bertahan tipis dengan kenaikan 0,12%.

Kekuatan IHSG melawan arus global ini didorong oleh hijaunya seluruh (11) sektor di bursa, dengan rapor terbaik dicetak oleh:

  • Sektor Transportasi & Logistik: Melompat paling tinggi sebesar 6,97%.

  • Sektor Barang Baku: Menyusul dengan penguatan mantap 6,42%.

  • Sektor Infrastruktur: Terdongkrak naik 5,62%.

Baca juga:

IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi

Secara statistik, frekuensi perdagangan hari ini sangat ramai dengan 2,47 juta kali transaksi yang melibatkan 54,83 miliar lembar saham senilai Rp26,47 triliun. Terdapat 694 saham naik, 111 melemah, dan 158 stagnan.

  • Deretan Top Gainers: ATLA, BBSS, PNSE, SHID, dan SOTS.

  • Deretan Top Losers: AMMS, LUCY, HBAT, IDEA, dan WIDI.

Melihat dinamika ini, arus dana asing (capital flow) dan keberlanjutan daya beli domestik akan menjadi kunci arah bursa selanjutnya.

"Untuk membangun kepercayaan investor secara berkelanjutan, pasar membutuhkan implementasi reformasi yang konsisten, kepastian kebijakan, stabilitas makroekonomi dan perbaikan capital flow," tutup Elandry.

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham #Pergerakan Saham #Bursa Saham Tiongkok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
IHSG hari ini ditutup melesat 5,65% ke level 5.278 berkat aksi bargain hunting besar-besaran. Cek analisis pergerakan saham dan daftar emiten paling cuan
Angga Yudha Pratama - 59 menit lalu
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Indonesia
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Menilai usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) berpotensi menekan pasar obligasi melalui perubahan sentimen dan arus modal asing.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Indonesia
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Adapun rencana IPO PAM Jaya dan Bank Jakarta menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan kedua perusahaan daerah tersebut melalui pasar modal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Indonesia
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
MSCI telah memberi tenggat waktu bagi Indonesia hingga 20 Juni 2027 untuk membuktikan bahwa reformasi pasar modal benar-benar mengejawantah secara nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
IHSG ambruk 11,57% ke level 5.185 pada Jumat 16 Oktober 2026. Duit asing Rp 2,9 Triliun melayang usai MSCI kaji ulang status Emerging Market Indonesia!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Bagikan