MerahPutih.com - Rumah produksi The Horror Section menyiapkan film horor baru dengan konsep slasher bertajuk Ice Cream Man. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Tanah Air pada 26 Agustus 2026.
Film tersebut menandai kembalinya Ari Millen ke Hollywood melalui cerita horor yang menegangkan. Ia juga menampilkan kemampuan akting yang jauh berbeda dari sejumlah peran yang pernah dimainkannya.
Dalam Ice Cream Man, Millen memerankan karakter antagonis bernama Jonathan Smiley, seorang penjual es krim dengan kejiwaan psikopat.
Namun, teror yang dibawa Smiley bukan sekadar membuat orang tergila-gila membeli es krim. Kekuatan aneh yang dimilikinya juga membuat orang gelap mata hingga saling membunuh.
Baca juga:
Horor hingga Fiksi Ilmiah, Warner Bros. Siapkan 7 Film Besar untuk Paruh Kedua 2026
Teror Berdarah di Balik Truk Es Krim
Hipnotis gila tersebut membuat lingkungan yang dilewati truk Smiley berubah menjadi chaos.
Teror intens hingga adegan berdarah pun terjadi di berbagai tempat ketika pengaruh Smiley mulai menyebar.
Lewat trailer yang dibagikan tim produksi, terlihat sekelompok anak-anak berubah menjadi gila setelah membeli es krim.
Dalam salah satu cuplikan, mereka berdiri di atas orang tua yang sedang tidur, membuat malaikat salju di genangan darah, dan menahan seorang wanita sementara salah satu dari mereka mengayunkan kapak ke perutnya.
Baca juga:
The Conjuring Berlanjut, Prekuel 'First Communion' Ungkap Masa Muda Ed dan Lorraine Warren
Proyek Ice Cream Man dikerjakan di bawah arahan Eli Roth. Film ini telah lebih dulu diputar di luar negeri pada 7 Agustus di 2.000 bioskop di Amerika Utara.
Sementara untuk penonton Indonesia, Ice Cream Man akan hadir di seluruh bioskop Tanah Air mulai 26 Agustus 2026.
Sinopsis Ice Cream Man
Film ini mengisahkan sebuah kota kecil yang awalnya tenang dan damai.
Situasi berubah menjadi kacau dan mengerikan ketika seorang penjual es krim misterius mulai menjual suguhan manis kepada anak-anak setempat.
Anak-anak tersebut kemudian berubah menjadi agresif dan mulai menyerang orang-orang di kota itu.
Kehadiran penjual es krim misterius tersebut pun menjadi awal dari teror yang mengubah suasana kota menjadi penuh kekerasan dan kekacauan. (Tka)