Hujan di Hari Imlek Dianggap Sebagai Berkah: Ketahui Penjelasannya Ilmiah dan Maknanya
Ilustrasi hujan. (Foto: Pexels/Pixabay)
Merahputih.com - Ternyata ada beberapa alasan dan makna mengapa peringatan Imlek selalu dikaitkan dengan hujan. Seperti yang diketahui, sejak Senin sampai Selasa (27-28 Januari 2025) sejumlah kawasan Jabodetabek relatif diguyur hujan.
Mengutip dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca untuk wilayah Jakarta untuk Rabu, 29 Januari 2025. BMKG berpendapat bahwa wilayah Jakarta akan diguyur hujan ringan sepanjang hari, ada juga yang diselingi cuaca berawan.
Momen Imlek sepanjang tahun diiringi dengan hujan karena kondisi musim. Di mana Imlek bersamaan dengan periode musim hujan saat Januari dan Februari.
Baca juga:
50 Ucapan Imlek 2025 untuk Keluarga, Teman, dan Rekan Kerja di Tahun Ular Kayu
BMKG menyebutkan hujan di Januari-Februari terjadi disebabkan ada pola angin Monsun Asia yang membawa udara basah dari Benua Asia dan Samudera Pasifik ke wilayah Indonesia melalui angin baratan.
Selain itu penghitungan hari dalam Imlek merupakan gabungan berdasarkan fase bulan mengelilingi bumi dengan bumi mengelilingi matahari (lunisolar). Oleh sebab itu, perhitungan kalender lunar (Imlek) tidak sama dengan kalender Masehi ataupun Hijriah.
Baca juga:
Walaupun hujan membatasi mobilitas keseruan Imlek, Masyarakat Tionghoa percaya hujan adalah simbol keberuntungan.
Dikutip dari berbagai sumber, ahli Feng Shui mengatakan Imlek selalu disergai hujan karena menurut keyakinan mereka, sang Dewi Kwan Im sedang menyiram bunga Mei Hwa yang bisa diartikan sebagai berkah dari langit. (Tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia, Minggu (18/1), Waspada Petir di Beberapa Daerah
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)