House of Protection Hadirkan Melodi Euforik di 'Being One'
House of Protection rilis 'Being One'. (foto: Anthony Tan)
MERAHPUTIH.COM - PROYEK terbaru dari Aric Improta dan Stephen Harrison, House of Protection, mendefinisikan ulang arti ‘memulai dengan cepat’. Sejak resmi mengumumkan telah mendirikan proyek duo baru, keduanya dengan produktif merilis single ketiganya, Being One yang dirilis Red Bull Records.
Single ini berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya House of Protection membawa gaya ritme drum dan bass nan bersemangat yang dilapisi melodi yang cukup euforik, single terbaru mereka yang satu ini lebih dipengaruhi genre musik elektronik.
Mantan personel Bring Me The Horizon, Jordan Fish, duduk sebagai produser di lagu antemik ini. Lagu ini menjadi putaran tajam dari single mereka sebelumnya Learn to Forget. Meski berbeda, lagu ini merupakan contoh dari kompleksitas mereka sebagai musisi dan energi yang para penggemar mereka harapkan dari proyek ini.
Baca juga:
Proyek Duo House of Protection Perkenalkan Diri dengan 'It's Supposed To Heart'
“Being One merupakan lagu yang sangat berbeda dari yang biasa kami buat. Sebenarnya aku memang selalu suka memainkan lagu drum dan bas, jadi setelah aku sampaikan ideku ini untuk menggunakan elemen musik tersebut, aku dan Jordan langsung mencoba mencari ide ritme yang cocok dengan apa yang aku pikirkan. Namun, pada akhirnya, aku merasa bahwa vokal Steve ialah pembeda dari demo-demo yang telah kami rekam sebelumnya dan memberikan dinamika yang baru,” kata Improta dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.
Videoklip Being One disutradarai Kevin Garcia, sosok yang juga telah bekerja sama dengan Spiritbox, Bush, dan Tinashe. Pengambilan gambar videoklip ini dilakukan selama beberapa bulan terakhir. Garcia mencoba menangkap momen-momen band ini ketika mereka sedang berada di sebuah lokasi yang unik. Mulai dari memperlihatkan mereka bernyanyi di tengah lautan, memainkan drum di sebuah taman bermain,
“Aku membayangkan lagu ini dibuat untuk orang-orang yang sedang berkendara jauh di malam hari. Gambaran ini sering kami bicarakan ketika kami mencoba menulis lirik lagu ini bahkan sampai videoklipnya,” tutup Improta.(dwi)
Baca juga:
Festival Musik 'City Camp 2024' Bakal Digelar di Jakarta, Catat Tanggalnya
Bagikan
Berita Terkait
Kim Min Seok Perkuat Romansa K-Drama 'Can This Love Be Translated?' lewat Lagu 'Love Language'
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Asal-Usul Sound Hiwong Hiwong Tong Hiwong yang Viral di Media Sosial
Lagu Lawas 'Cinta Kita' Ramai Muncul di FYP TikTok
'Tak Kancani', Karya Reflektif Ndarboy Genk setelah Berjumpa Sahabat Difabel
Rio Clappy Kembali dengan 'Belia', Lagu tentang Cinta Pertama dan Waktu
Tur Hari Kerja, Bless The Knights Tutup Perjalanan Jakarta Weekdays Tour 2026
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
Album Baru Madison Beer 'locket' Resmi Dirilis, Diprediksi Jadi Sorotan 2026
Portura Akhiri Etape Empat Kota di Pos Bloc Jakarta, Merayakan Dialog Musik dan Kota