[HOAKS atau FAKTA]: Makanan dan Minuman Dingin Berbahaya Bagi Jantung

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 31 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Makanan dan Minuman Dingin Berbahaya Bagi Jantung

Tangkapan layar hoaks. Foto: Dok Mafindo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Minuman atau makanan dingin sering dikonsumsi dalam setiap kesempatan. Namun, di media sosial tengah viral informasi sering mengkonsumsi makanan atau minuman dingin bisa berbahaya bagi jantung.

Informasi ini diungkapkan akun Facebook “Erdi Mia Bekam”. Akun itu mengunggah narasi yang menyebut Farmasi ITB mengeluarkan informasi “makanan dan minuman bersifat dingin akan mempengaruhi jantung”. Berikut narasinya:
*Dari WA Teks Farmasi ITB*
Tahukah anda Jantung
kita ini paling pantangan nya apa ? Anda mungkin blm tahu.
Setelah membaca tulisan ini mungkin akan kaget !
1. Jantung paling pantangannya adalah:
?Semua makanan danminuman yg bersifat dingin.
?Jangan minum air ES
?Jangan makan makanan dingin yg keluardari kulkas. Lebih baik makan makanan yang hangat/panas. (Ini kalau kita ingin sehat!)


FAKTA

Hasil penelusuran berdasarkan laporan Klik Dokter dikutip Kamis (31/10), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Yoga Yuniadi, mengatakan suhu air sama sekali tidak ada hubungannya dengan kegagalan organ jantung.

Menurut dia, semua jenis makanan, mulai dari es hingga makanan yang baru matang sekali pun (bersuhu panas), akan mengalami penyesuaian suhu ketika memasuki saluran pencernaan.

Yoga pun menjelaskan timbulnya penyakit jantung bukan karena suhu air atau makanan yang dingin atau panas, melainkan kandungan zat di dalamnya. Misalnya, jika makanan yang dikonsumsi tinggi kolesterol dan lemak, baik dalam suhu panas ataupun dingin, akan tetap berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung.

KESIMPULAN

Faktanya tidak ada bukti ilmiah mengonsumsi makanan dan minuman dingin berbahaya bagi jantung. Sehingga, dapat disimpulkan klaim makanan dan minuman yang dikonsumsi panas atau dingin akan mempengaruhi kesehatan jantung keliru alias informasi hoaks. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Kesehatan #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan