[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Perintahkan Pelantikan Prabowo Ditunda

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 September 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Perintahkan Pelantikan Prabowo Ditunda

: Dok Turn Back Hoaks (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PELANTIKAN Presiden terpilih Prabowo Subianto makin dekat. Namun, di media sosial tengah viral unggahan yang menyebut pelantikan tersebut terancam dibatalkan.

Salah satunya unggahan di Youtube Ramai TV menyebarkan sebuah klaim bahwa Presiden Joko Widodo memberikan perintah supaya pelantikan Prabowo sebagai presiden bisa ditunda.

Namun, tak disebutkan apa alasan Jokowi meminta agar pelantikan pada 20 Oktober itu sampai ditunda.


SUMBER


NARASI

JKW kerahkan pasukannya taktik tunda pelantikan Prabowo.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: KPK Kelabakan PPATK Buktikan Aliran Dana Kaesang



FAKTA

Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi tersebut merupakan hoaks.

Saat disimak, isi video tersebut tidak memberikan penjelasan sesuai klaim pada judul. Isi video tersebut membahas tentang artikel berjudul Gelar Apel Akbar Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi, Agung Wibawanto: Mereka Terlambat dan Beda.

Artikel tersebut berisi pembahasan tentang Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi yang berencana mengadakan apel akbar di Tugu Proklamasi, Jakarta, pada 22 September 2024.

Apel ini bertujuan menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya dari berbagai ancaman yang dianggap berusaha menggulingkan kekuasaan.

Hingga akhir video tidak menjelaskan tentang bukti benar adanya perintah dari Jokowi untuk memundurkan pelantikan Prabowo menjadi presiden berikutnya.

KESIMPULAN

Tidak ada pembahasan spesifik tentang perintah Jokowi untuk memundurkan proses pelantikan Prabowo, isi video hanya membahas tentang Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi yang berencana mengadakan apel akbar di Tugu Proklamasi, Jakarta, pada 22 September 2024.(knu)


Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gedung Istana Negara di IKN Sudah Berkarat

##HOAKS/FAKTA #Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Pemerintah perlu memastikan kebijakan ekonomi menjangkau berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Indonesia
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fokus di Monas dan DPR
Berdasarkan informasi Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional mulai pukul 10.00 WIB hingga kegiatan selesai
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fokus di Monas dan DPR
Indonesia
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10/2026).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Indonesia
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Indonesia
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Pemanggilan para pejabat tersebut untuk mengikuti rapat terbatas yang akan membahas mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Lembaga swadaya seperti CELIOS (Center of studi Economic and Law Studies) bersama Kabinet Bayangan memberikan "rapor merah" dengan skor kepuasan publik yang rendah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Indonesia
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sekjen PBB membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan mencapai Agenda 2030
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di  Hambalang
Indonesia
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Prasetyo Hadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas ucapan selamat serta doa dalam rangka ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Sejak pagi hari, ucapan selamat, doa, dan harapan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Indonesia
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Sugiat mempertanyakan metode penilaian dalam laporan Celios yang menurutnya lebih mencerminkan opini kelompok tertentu dibandingkan ukuran objektif kinerja pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Bagikan