Hayley Williams Rilis Album Ego Death At A Bachelorette Party Berisi 17 Single Baru
Hayley Williams lepas album solo Ego Death At A Bachelorette Party. (Foto: dok/hayley)
MerahPutih.com - Hayley Williams resmi meluncurkan album terbarunya bertajuk “Ego Death At A Bachelorette Party”, yang kini sudah tersedia di berbagai platform streaming musik.
Album berisi 18 lagu ini bermula dari langkah mengejutkan Hayley yang merilis 17 single baru secara tiba-tiba pada awal bulan. Para penggemar kemudian ramai menyusun tracklist favorit mereka sendiri dan membagikannya di media sosial, bahkan sampai dibuatkan situs khusus hayleysingles.com.
Dari antusiasme tersebut, lahirlah urutan final album yang juga memasukkan lagu baru “Parachute”, yang belum lama ini terpilih sebagai Hottest Record di BBC Radio 1 New Music Show.
Baca juga:
Lirik Lagu 'glum' dari Hayley Williams kini Rilis Video Musiknya
Album Hayley Williams ini diproduseri penuh oleh Daniel James, dengan Hayley sendiri menulis, memainkan, serta merekam instrumen di seluruh 18 lagunya.
Turut terlibat pula Brian Robert Jones, Joey Howard, dan Jim-E Stack—yang memberikan sentuhan khusus pada lagu “True Believer”, kini bertengger di posisi #1 Billboard Alternative Digital Sales.
Perilisan album ini juga menjadi momen penting bagi Hayley, sebab sejak Desember 2023 Paramore resmi menjadi band independen setelah berakhirnya kontrak lebih dari 20 tahun dengan Atlantic Records.
Baca juga:
Lepas dari Label Lama, Hayley Williams Pamerkan Eksplorasi Musikal Lewat 17 Single
Kini, album Ego Death At A Bachelorette Party dirilis melalui label Post Atlantic milik Hayley Williams dan didistribusikan Secretly Distribution.
Dalam dua minggu terakhir, Hayley juga merilis dua video musik, yakni untuk title track “Ego Death At A Bachelorette Party” karya sutradara Zachary Gray, serta “Glum” yang diarahkan oleh Zac Farro bersama AJ Gibboney.
Ego Death At A Bachelorette Party menampilkan dinamisme musikal Hayley, dari nuansa alt-rock 90-an di “Mirtazapine”, eksplorasi vokal penuh efek di “Glum”, sentuhan Americana di “Whim”, hingga keberanian lirik humoris di “Ice in My OJ”, yang merupakan penggalan dari karya lamanya pada 2004.
Baca juga:
Berisi 18 lagu penuh warna, album ini menunjukkan semangat eksplorasi Hayley sekaligus menjadi bukti kematangannya sebagai seniman solo. Sebelumnya, dia merilis dua album solo saat pandemi, “Petals For Armor” (2020) dan “Flowers for Vases” (2021). (Far)
Bagikan
Berita Terkait
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif
Kolaborasi Global PREP dan Sunset Rollercoaster Hadirkan Single 'Do What You Gotta'
Fresly Nikijuluw Rilis 'Manyasal Pakai Hati', Lagu tentang Penyesalan dalam Cinta
Palm Trees Rilis 'Gojod Bae', Lagu Kritik Sosial yang Ajak Generasi Muda untuk Bergerak