Hasil Juventus vs Galatasaray: Sempat Bangkit 3-0, Si Nyonya Tua Harus Tersingkir secara Menyakitkan

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Hasil Juventus vs Galatasaray: Sempat Bangkit 3-0, Si Nyonya Tua Harus Tersingkir secara Menyakitkan

Juventus gagal lolos 16 besar Liga Champions usai disingkirkan Galatasaray. Foto: Dok. Juventus

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juventus secara menyakitkan gagal melakukan salah satu comeback terhebat di Liga Champions melawan Galatasaray di babak perpanjangan waktu, Kamis (26/2) dini hari WIB.

Namun, tiga gol tanpa balasan di waktu normal memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, meskipun Si Nyonya Tua harus bermain dengan 10 pemain setelah hanya 48 menit.

Suasana tampak siap untuk melihat sebuah kebangkitan bersejarah. Namun, Victor Osimhen seakan tak ingin memberi kesempatan itu kepada Juve. Ia berhasil membawa Galatasaray unggul secara agregat di babak perpanjangan waktu.

Baca juga:

Real Madrid Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Kalahkan Benfica dengan Agregat 3-1

Kemudian, Baris Yilmaz menggandakan keunggulan satu menit sebelum pertandingan berakhir untuk membawa Galatasaray lolos dengan agregat 5-7.

Hasil tersebut mengantarkan mereka ke babak 16 besar Liga Champions. Mereka berpotensi bertemu dua tim Premier League, yakni Liverpool atau Tottenham Hotspur.

Juventus Sempat Unggul 3-0 atas Galatasaray

Juventus sempat unggul 3-0
Juventus sempat unggul 3-0. Foto: Dok. Juventus

Raksasa Italia itu tampak terpuruk seminggu yang lalu, setelah dihancurkan 5-2 di kandang Galatasaray pada leg pertama.

Rintangan di depan tampak tak teratasi bagi anak asuh Luciano Spalletti, kemudian diperparah oleh skorsing bek Juan Cabal, yang diusir keluar lapangan pada leg pertama setelah menerima dua kartu kuning.

Namun, mereka bertekad untuk membalikkan keadaan di kandang sendiri demi menjaga mimpi meraih trofi Liga Champions musim ini.

Juve sempat memberikan tekanan di awal pertandingan, yang membuahkan hasil ketika mantan pemain Arsenal, Lucas Torreira, menjatuhkan Khephren Thuram di kotak penalti. Lalu, Juve mendapatkan penalti di akhir babak pertama.

Manuel Locatelli tidak melakukan kesalahan dari titik penalti, yang akhirnya memicu kebangkitan Juve. Hingga tiga menit memasuki babak kedua, bek Lloyd Kelly diusir keluar lapangan setelah mendarat di tumit Yilmaz.

Baca juga:

Zeki Celik Menuju Juventus? Negosiasi Kontrak dengan AS Roma Tiba-tiba Mandek

Awalnya, ia mendapat kartu kuning kedua, tetapi akhirnya berubah menjadi kartu merah setelah wasit Joao Pinheiro diminta melihat monitor oleh VAR.

Namun, Juve tidak menyerah begitu saja. 20 menit kemudian, serangan balik cepat di sisi kanan memberi Bianconeri kesempatan lain untuk mencetak gol.

Bek Pierre Kalulu mendapat umpan terobosan, sebelum mengumpan balik ke gawang untuk Federico Gatti yang menceploskan bola ke gawang. Aksi itu membuat penonton di Allianz Stadium bersorak gembira dan menciptakan akhir pertandingan yang menegangkan.

Juve bisa merasakan kejayaan pertandingan klasik Liga Champions yang mendebarkan, ketika melaju dengan energi baru.

Tim tamu berada dalam posisi tertekan, yang berusaha mati-matian mempertahankan keunggulan di leg pertama.

Kemudian, Weston McKennie, menjadi yang pertama meraih bola lepas tersebut dan menyundulnya dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5 secara agregat, yang tampaknya menghancurkan harapan Galatasaray.

Juventus Harus Kalah Menyakitkan di Babak Perpanjangan Waktu

Juventus harus akui kekalahan dari Galatasaray
Juventus harus akui kekalahan dari Galatasaray. Foto: Dok. Juventus

Juventus tampak lebih berpeluang mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir, meskipun Galatasaray menyia-nyiakan peluang emas melalui serangan balik.

Namun, keduanya gagal mencetak gol kemenangan, sehingga pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu yang menegangkan.

Momen itu tampaknya datang dengan mudah bagi tim Spalletti ketika umpan balik dari Jeremie Boga, jatuh tepat ke kaki McKennie di dalam kotak penalti.

Namun, alih-alih menembak ke gawang yang terbuka lebar, pemain AS itu mencoba mengoper bola kepada pemain sayap Edon Zhegrova, yang tendangannya melambung melewati tiang jauh dan keluar lapangan.

Mantan bintang Manchester City, Leroy Sane, menunjukkan performa gemilang untuk Galatasaray. Ia mengirimkan umpan silang berbahaya ke tiang belakang, tetapi tidak ada yang bisa menyentuh bola saat melayang melewati gawang.

Baca juga:

Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions, Nicolo Barella: Kami Banyak Bikin Kesalahan

Namun, Osimhen mampu memberikan ketajaman yang sangat dibutuhkan timnya. Pemain Nigeria itu menerima umpan terobosan di belakang lini pertahanan Juve, setelah Gatti terpeleset.

Pemain 27 tahun itu menenangkan diri sebelum melepaskan tembakan rendah melewati sela-sela kaki kiper untuk mengembalikan keunggulan timnya.

Harapan Juve makin sirna ketika Yilmaz menyelinap di belakang kaki-kaki lelah lini pertahanan Juve, sebelum melepaskan tembakan melewati kiper Mattia Perin.

Tepuk tangan meriah kembali terdengar setelah peluit akhir pertandingan berbunyi, meskipun tepuk tangan itu tidak terdengar oleh telinga para pemain yang kelelahan. (sof)

#Juventus #Sepak Bola #Liga Champions #Galatasaray
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Pemilik Amazon, Jeff Bezos, siap memberikan suntikan dana Rp 36 triliun untuk Liverpool.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Olahraga
Gabriel Martinelli di Ambang Tinggalkan Arsenal, Galatasaray Siap Tampung!
Gabriel Martinelli kini jadi incaran Galatasaray. Arsenal pun membuka peluang untuk memecahkan rekor penjualan klub.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gabriel Martinelli di Ambang Tinggalkan Arsenal, Galatasaray Siap Tampung!
Olahraga
Gagal Kejar Julian Alvarez, Barcelona Siap Dekati Lautaro Martinez sebagai Alternatif
Barcelona kini mulai mengincar Lautaro Martinez. Ia bisa menjadi alternatif jika Barca gagal mendatangkan Julian Alvarez.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gagal Kejar Julian Alvarez, Barcelona Siap Dekati Lautaro Martinez sebagai Alternatif
Olahraga
Ditolak AS Saat Piala Dunia, Omar Cetak Sejarah Jadi Wasit Non Eropa Pertama Pimpin Piala Super Eropa
Ia telah masuk daftar wasit internasional FIFA sejak 2018 dan menjadi wasit Somalia pertama yang bertugas di Piala Afrika pada 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Ditolak AS Saat Piala Dunia, Omar Cetak Sejarah Jadi Wasit Non Eropa Pertama Pimpin Piala Super Eropa
Olahraga
Liverpool Resmi Pinjam Ronald Araujo dari Barcelona, Ada Opsi Permanen Rp 1,1 Triliun
Ronald Araujo resmi merapat ke Liverpool dengan status pinjaman. Ia bisa dibeli secara permanen di akhir musim.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Liverpool Resmi Pinjam Ronald Araujo dari Barcelona, Ada Opsi Permanen Rp 1,1 Triliun
Olahraga
Bek Micky van de Ven Dipertahankan Tottenham Hotspur, Kontrak Dalam Jangka Panjang
Dalam skuad Belanda di Euro 2024 dan Piala Dunia 2026. Hingga kini, Van de Ven telah mengoleksi 24 penampilan bersama De Oranje.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Bek Micky van de Ven Dipertahankan Tottenham Hotspur, Kontrak Dalam Jangka Panjang
Olahraga
Transfer Moussa Diaby ke Inter Milan Masih Abu-abu, Al-Ittihad Belum Rela Lepas
Inter Milan sudah menyiapkan tawaran untuk Moussa Diaby. Namun, Al-Ittihad masih dilema dan belum rela melepasnya.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Transfer Moussa Diaby ke Inter Milan Masih Abu-abu, Al-Ittihad Belum Rela Lepas
Olahraga
Ramai Ramai Konfederasi Sepak bola Tolak FIFA Forward Enterprise
AFC, UEFA, dan Concacaf menilai masalahnya bukan sekadar kegagalan komunikasi, tapi juga kegagalan dalam mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Ramai Ramai Konfederasi Sepak bola Tolak FIFA Forward Enterprise
Olahraga
Bradley Barcola Beri Lampu Hijau ke Liverpool, Arsenal Kena Tikung Lagi?
Bradley Barcola bersedia bergabung dengan Liverpool. Arsenal pun harus gigit jari karena tersalip lagi.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Bradley Barcola Beri Lampu Hijau ke Liverpool, Arsenal Kena Tikung Lagi?
Olahraga
Curtis Jones Absen di Laga Pramusim Liverpool, Beri Sinyal Cabut ke Inter Milan?
Curtis Jones kini makin dekat ke Inter Milan. Sebelumnya, ia dicoret dari skuad Liverpool untuk laga pramusim.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Curtis Jones Absen di Laga Pramusim Liverpool, Beri Sinyal Cabut ke Inter Milan?
Bagikan