Merahputih.com - Kejutan besar tersaji pada hasil Como vs Manchester United di matchday ketiga Liga Champions 2026/2027 saat tuan rumah sukses membantai Setan Merah dengan skor telak 4-1.
Kemenangan sensasional Como 1907 ini tak lepas dari aksi magis Nico Paz, sang playmaker muda yang sukses mengacak-acak lini pertahanan Setan Merah di Stadio Giuseppe Sinigaglia.
Baca juga:
5 Fakta Statistik Como vs Manchester United: Rekor Lawan Klub Italia Jadi Modal Setan Merah
Tampil sebagai motor serangan tepat di belakang striker Anastasios Douvikas, statistik Nico Paz sepanjang pertandingan benar-benar di luar nalar dan mutlak menjadikannya bintang utama di pertandingan ini.
Pemain berpaspor Argentina yang baru menginjak usia 22 tahun ini berhasil mengeksploitasi setiap celah pertahanan Manchester United, sekaligus menjadi mimpi buruk yang memastikan skor Como vs MU berakhir dengan kekalahan memalukan bagi raksasa Liga Inggris.
Statistik Menggila Nico Paz: Efisien dan Mematikan

Bermain selama 80 menit, Nico Paz membuktikan kualitasnya bukan hanya sebagai penyuplai bola, tetapi juga eksekutor berdarah dingin.
Ia melepaskan total 4 tembakan, di mana semuanya akurat mengarah ke gawang alias 100% shot accuracy, menghasilkan ancaman nyata yang gagal diantisipasi barisan belakang Manchester United.
Dua gol kilat yang dicetaknya pada menit ke-2 dan ke-57 langsung meruntuhkan mental Harry Maguire dan kawan-kawan.
Kemampuan bertahannya pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Paz tidak hanya diam menunggu bola, tetapi ikut turun membantu tim merebut penguasaan.
Berikut adalah rincian performa luar biasa Nico Paz yang menjadikannya mimpi buruk bagi Manchester United:
-
Kontribusi Serangan (Gol & Assist): Mencetak 2 gol mematikan, menyumbang 1 assist, dan menciptakan 1 peluang emas (big chance created) dengan total nilai Expected Goals + Expected Assists (xG + xA) mencapai 0.90.
-
Distribusi & Kreativitas: Mencatatkan 85 sentuhan bola dengan akurasi umpan mencapai 80% (48 umpan sukses dari 60 percobaan), termasuk 8 umpan ke sepertiga akhir pertahanan lawan dan 3 line-breaking passes yang merobek formasi MU.
-
Akurasi Tembakan Super: Dari 4 tembakan yang dilepaskan, keempatnya berstatus on target tanpa ada satupun yang melenceng.
-
Kontribusi Bertahan (Defensive Work): Sangat aktif membantu pertahanan dengan catatan 5 recoveries (pemulihan bola), 2 tekel bersih, 2 intersep, dan berhasil memenangkan 6 duel lapangan bawah.
Baca juga:
Prediksi Como vs Manchester United: Analisis Lengkap, Head to Head, Prakiraan Pemain Hingga Skor
Kemenangan impresif Como 1907 ini menjadi peringatan keras bagi tim-tim elite Eropa lainnya di Liga Champions.
Di bawah komando serangan dari pemain muda berbakat seperti Nico Paz ditambah racikan strategi Cesc Fabregas, Como membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap, melainkan ancaman serius yang siap menghancurkan raksasa mana pun yang lengah.