Merahputih.com - Hasil Buriram vs Borneo FC berakhir dengan skor kacamata 0-0 meski tim tuan rumah nyaris mendominasi seluruh jalannya pertandingan.
Perjuangan pantang menyerah wakil Indonesia ini sukses meredam serangan bertubi-tubi, memastikan skor akhir Borneo FC aman dan berhasil mencuri satu poin berharga dari lawatan tandang mereka.
Jalannya laga pertandingan Borneo FC hari ini memang cukup bikin senam jantung, apalagi tuan rumah memegang kendali penguasaan bola hingga 60%.
Baca juga:
Debut Borneo FC di Asia Tenggara, Aksi Spartan Jegal Juara Bertahan Buriram United
Merujuk pada statistik Buriram vs Borneo, terlihat jelas masifnya gempuran mereka lewat total 22 tembakan berbanding 9 tembakan milik skuad Pesut Etam.
Uniknya, walau diserang habis-habisan, lini belakang Borneo tampil sangat disiplin sehingga kedua tim justru mencatatkan angka tembakan ke gawang (shots on target) yang sama kuat, yakni masing-masing 3 tendangan.
Drama Kartu Merah dan Statistik Bertahan Pesut Etam

Tensi pertandingan sempat memanas jelang peluit panjang berbunyi. Tuan rumah harus rela bermain dengan 10 orang setelah Narubadin Weerawatnodom diganjar kartu merah langsung pada menit ke-89.
Sayangnya, sisa waktu yang terlampau sempit tidak cukup bagi skuad Borneo untuk membalikkan momentum dan mencetak gol kemenangan.
Untuk melihat seberapa solidnya pertahanan yang dibangun Borneo dalam menahan laju serangan lawan, berikut adalah rangkuman statistik kuncinya:
-
Penguasaan Bola & Distribusi: Buriram sangat nyaman memegang bola (60%) dengan 430 umpan sukses (akurasi 88%). Di sisi lain, Borneo bermain efisien dengan 40% penguasaan dan 268 umpan sukses (akurasi 81%).
-
Intensitas Serangan: Tuan rumah melepaskan 22 tembakan (13 melenceng, 6 diblok), sementara Borneo melancarkan 9 tembakan (2 melenceng, 4 diblok). Menariknya, ancaman langsung ke kiper sama-sama berada di angka 3 shots on target.
-
Tembakan Sudut: Gempuran Buriram memaksa lini pertahanan Borneo membuang bola hingga menghasilkan 9 tendangan sudut (corner kick) untuk tuan rumah, sementara Borneo tidak mendapat corner sama sekali.
Baca juga:
-
Kedisiplinan: Skuad Pesut Etam tampil lebih rapi dan bersih. Mereka hanya mencatat 5 pelanggaran tanpa satu pun kartu kuning. Sebaliknya, Buriram melakukan 11 pelanggaran yang berujung pada petaka 1 kartu merah.
-
Penyelamatan Kiper: Kedua penjaga gawang sama-sama tampil gemilang dengan masing-masing melakukan 3 penyelamatan krusial (saves) sepanjang 90 menit.