Harry Styles Dilempari Kiwi. Kenapa ya?

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 02 November 2017
Harry Styles Dilempari Kiwi. Kenapa ya?

Harry Styles (foto: pinterest)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT tampil di Hammersmith Apollo di London, Rabu (1/11) malam, Harry Styles dilempari buah kiwi oleh fan. Kok bisa?

Personel One Direction itu yang tampil bergaya dalam balutan jas gemerlap warna kuning itu nyaris terpeleset setelah fan melempari Styles dengan buah kiwi.

Bukan karena penampilan Styles buruk, melainkan karena fan amat ingin Styles membawakan single Kiwi miliknya.

"Seperti yang kalian lihat, aku hampir saja terpeleset tadi," ujar Styles kepada para fan yang menonton.

Para fan melempar kiwi saat Styles menyanyikan single Kiwi dan kembali melempar buah itu untuk meminta bintang jebolan X Factor itu mengulang membawakan Kiwi.

"Tampaknya ada banyak sekali kiwi di panggung malam ini," ujar bintang film Dunkirk itu sebagai penanda ia akan membawakan kembali single Kiwi.

kiwi

fans are so desperate for harry styles to perform multiple times at his shows they’ve taken to throwing the literal fruit at him pic.twitter.com/2roXnWM1d7 — anna leszkiewicz (@annaleszkie) October 30, 2017

Kerumunan fan pun menjadi riuh menyambut.

Styles menambahkan, "Adakah yang mmbawa buah selain kiwi? Shame on you!"

Untung sekali Styles cukup bergaya menghhindari jebakan kiwi dan menuntaskan konser tanpa insiden.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan