Hangat, Bihun Kuah ini Cocok Disantap di Kala Dingin

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 04 Oktober 2017
Hangat, Bihun Kuah ini Cocok Disantap di Kala Dingin

Bihun kuah yang hangat di kala dingin. (foto: resepkoki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENYANTAP hidangan berkuah di pagi yang dingin tentulah sedap sekali. Bihun kuah bisa jadi pilihan Anda. Tinggal seduh bihun dengan air panas lalu tiriskan dan sisihkan. Kemudian masak kuah dengan tumisan bumbu dan bahan isian yang bisa disesuaikan selera. Pastikan Anda memasukkan bihun ketika tahap akhir memasak ya, agar tidak terlalu lembek.


Bahan-bahan

Bihun, seduh air panas lalu tiriskan - 200 gram
Ayam suwir - 100 gram
Telur - 2 butir
Sawi hijau, potong-potong - 4 lembar
Daun kol, iris tipis - 4 lembar
Tomat, potong-potong - 1 buah
Daun bawang, iris - 1 batang
Daun seledri, iris - 1 batang
Saus tiram - 1 sdm
Saus sambal - 1 sdm
Kecap manis - 2 sdm
Kaldu ayam - 400 ml
Minyak goreng - 2 sdm

Bumbu Halus

Bawang putih - 3 siung
Bawang merah - 2 butir
Ebi - 1 sdt
Merica - 1/2 sdt
Garam - 1 sdt
Gula - 1/2 sdt

Langkah

1. Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus hingga harum. Sisihkan di pinggir wajan.
2. Pecahkan telur lalu buat orak-arik (di wajan yang sama).
3. Masukkan suwiran ayam, sawi, kol dan tomat. Aduk rata.
4. Masukkan saus tiram, saus sambal, kecap dan kaldu. Aduk rata dan masak hingga mendidih.
5. Masukkan bihun, daun bawang, dan seledri. Aduk rata dan masak sebentar. Koreksi rasanya. Angkat.
6. Siap disajikan.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan