SAAT berpuasa, pola makan akan berubah drastis. Hal itu membuat beberapa perubahan pada tubuh dan pencernaan kamu. Tak jarang, akan timbul masalah pencernaan saat berpuasa. Salah satu keluhan yang umum muncul ialah rasa mual atau eneg.
Kamu memang enggak selalu langsung muntah begitu mual. Namun, kalau dibiarkan berlama-lama, kamu bisa kehilangan energi saat berpuasa. Biar rasa mual bisa diatasi, lakukan langkah jitu berikut.
1. Lakukan teknik pernapasan yang baik
Penelitian yang dilakukan Universitas Connecticut menunjukkan bahwa pernapasan dalam yang terkendali dapat menghilangkan rasa mual. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa pernapasan dapat mengendalikan mual akibat operasi.
Cobalah mengikuti latihan pernapasan yang diambil dari Penelitian Universitas Missouri di Kansas City untuk mengatasi rasa mual saat berpuasa, seperti berikut ini:
- Tidur telentang, letakkan bantal di bawah dengkul dan leher agar nyaman.
- Letakkan kedua tangan di atas perut tepat di bawah tulang rusuk dengan jari saling terkunci. Dengan demikian, kamu akan dapat merasakan jari-jemarimu saling memisah ketika kamu mengambil napas. Dengan cara itu, kamu akan tahu bahwa praktik pernapasanmu benar.
- Ambil napas yang dalam dan pelan dengan perutmu. Bernapaslah sebagaimana bayi bernapas. Gunakan diafragma dan bukan tulang rusukmu. Diafragma akan menciptakan sedotan udara yang lebih kuat ketimbang tulang rusuk.
2. Hindari terlalu banyak bergerak
Rasa mual yang kamu rasakan akan semakin parah jika kamu bergerak terlalu banyak ketika mual. Sebisa mungkin cobalah berdiam di satu tempat agar mual tidak semakin parah. Duduklah di bangku yang nyaman atau berbaringlah di sofa atau kasur ketika rasa mual atau eneg muncul saat puasa.(*)