Gus Dur Lebih Memilih Hadiri Undangan Khitanan Dari Pada Acara Partai

Ana AmaliaAna Amalia - Sabtu, 27 Desember 2014
Gus Dur Lebih Memilih Hadiri Undangan Khitanan Dari Pada Acara Partai

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Almarhum KH. Abdurahman Wahid alias Gus Dur terus menjadi perbincangan banyak kalangan. Bukan saja karena Gus Dur pernah menjadi Presiden. Tapi hal itu karena baragam predikat yang melekat dalam diri Gus Dur. Misalnya, Gus Dur disebut sebagai pendekar demokrasi, bapak pluralis, humanis, nyentrik, kontroversial dan lain sebagainya.

Mantan Asisten Pribadi Gus Dur, Sulaiman melihat hingga saat ini belum ada sosok yang berprinsip seperti Gus Dur. Berdasarkan pengalaman Sulaiman selama menjadi pengawal pribadinya, Gus Dur tidak pernah membeda-bedakan orang. Bahkan, katanya, Gus Dur lebih peduli pada rakyat kecil dibanding para elit.

"Beliau berpesan sama saya, siapapun yang mau bertamu sama saya (Gus Dur) jangan dihalangi, meski dia itu pejabat, duta besar, jin, rakyat kecil seklipun jangan dihalangi," kenang Sulaiman saat berbincang dengan Merahputih.com, Sabtu (27/12)

Diceritakan Sulaiman, pernah ada orang dari Pasuruan, Jawa Timur yang mengundang Gus Dur untuk menghadiri acara khitanan anaknya. Orang tersebut, kata dia, datang ke kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jawa Barat, untuk memberikan surat undangan. Acara khitanan warga Pasuruan tersebut berbarengan dengan agenda acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurut Sulaiman, mantan Presiden nyentrik itu justru menolak menghadiri acara PKB, dan lebih memilih berangkat ke Pasuruan untuk hadiri undangan khitanan.

"Orang itu rakyat kecil dan saya tidak tahu kontaknya. Cuma ditinggalkan alamat sama dia. Dan ia (Gus Dur) tetap pergi ke sana dan saya waktu dimarahi sama orang PKB. Orang PKB bilang, Anda ini gimana sih ngatur acara malah pergi ke Pasuruan, jelasnya.”

"Kita cari alamat rumah orang itu dengan iring-iringan yang banyak. Sampai pada akhirnya ketemulah rumah orang itu, rumahnya sederhana," cerita Sulaiman.

"Beliau tidak memilih-milih siapa yang ngundang. Itu yang berkesan sama saya. Saya ikut Gus Dur itu sejak beliau jadi Presiden," tutupnya. (MP/HUR)

Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me
Bagikan