Gubernur Pramono Gaungkan Perdamaian Dunia dari Monas, Ingatkan Prinsip Ahimsa

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Gubernur Pramono Gaungkan Perdamaian Dunia dari Monas, Ingatkan Prinsip Ahimsa

Gubernur Jakarta, Pramono Anung hadir menghadiri Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4) malam. Foto: Tim Media Pemprov DKI.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerukan perdamaian dunia di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Seruan itu disampaikan saat menghadiri Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4) malam.

Baca juga:

Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian

Nilai Luhur untuk Harmoni

Menurut Pramono, kedamaian tidak selalu lahir dari forum besar internasional, melainkan berawal dari diri setiap individu melalui sikap saling menghormati, menerima perbedaan, dan komitmen hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Dalam ajaran Hindu, kita mengenal nilai luhur Ahimsa, yaitu prinsip untuk tidak menyakiti, baik dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan. Nilai ini mengajarkan bahwa kekuatan sejati tidak terletak pada kekerasan, melainkan pada kasih, empati, dan welas asih,” ujarnya.

Pramono turut menyinggung konsep Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. “Malam ini, kita menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah rumah bagi nilai toleransi, kebersamaan, dan perdamaian,” ucapnya.

Baca juga:

Pramono Anung Antisipasi Krisis Global, DKI Siapkan Kebijakan Pajak Baru

Jakarta Teladan Global

Sebagai kota global, lanjut Pramono, Jakarta memiliki tanggung jawab menjadi teladan dalam merawat harmoni di tengah keberagaman. Pemprov DKI berkomitmen memperkuat persatuan serta mendukung kegiatan lintas agama dan budaya.

Gubernur menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh spiritual menjadi kunci membangun kehidupan yang damai.

“Saya mengajak seluruh masyarakat tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadikan nilai-nilai ini sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, menebarkan kemanusiaan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kedamaian dari lingkungan terkecil,” tandas Pramono.

Acara tersebut turut dihadiri Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty; Duta Besar Sri Lanka, Sashikala Premawardhane; Ketua Umum Gema Sadhana, Kobalen; serta sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta. (Asp)

#Pramono Anung #Jakarta #Perdamaian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Kerja sama dengan KPK dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pemanfaatan aset hasil penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan korupsi dan pendampingan tata kelola pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Berita Foto
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Selain penguatan surveilans, Pemda juga memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Olahraga
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Persija Jakarta terpaksa menjamu Arema FC di Stadion Patriot Bekasi imbas SUGBK dan JIS dipakai konser. Shin Tae-yong ungkap kekecewaannya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Bagikan