Piala Dunia 2026

Grup 'Neraka' di Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Siapa Paling Semenjana?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Grup 'Neraka' di Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Siapa Paling Semenjana?

Ilustrasi (FIFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aroma ketegangan langsung menyeruak ruang ganti menjelang sepak mula Piala Dunia 2026.

Empat negara tangguh berkumpul satu grup, mengubah peta persaingan menjadi panggung gladiator penuh persaingan.

Penggemar sepak bola sejagat tertuju pada satu titik koordinat mengerikan: Grup I, sang penguasa takhta Grup Neraka Piala Dunia 2026 sesungguhnya.

Baca juga:

Daftar 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026, Nilainya Tembus Rp 30 Triliun!

Statistik raksasa menunjukkan grup ini memiliki rata-rata Opta Power Rating tertinggi mencapai angka 81,8. Prancis memimpin rombongan maut ini sebagai tim terbaik kedua sejagat, tepat bawah Spanyol.

Terlebih, Grup I menjadi satu-satunya grup di Piala Dunia 2026 berisi tiga tim penghuni posisi 25 besar dunia sebelum turnamen bergulir.

Kombinasi Monster Asia dan Kekuatan Fisik Afrika

Langkah Les Bleus dipastikan tidak akan mulus karena kepungan tim-tim pembunuh raksasa. Kehadiran Norwegia bersama Erling Haaland serta ketangguhan fisik Senegal siap memporak-porandakan prediksi pengamat.

Peta kekuatan mutakhir Grup I berdasarkan rincian data resmi Opta:

  • Prancis: Peringkat 2 dunia, mengantongi Opta Power Rating sebesar 98,6.

  • Senegal: Peringkat 21 dunia, jawara fisik benua Afrika.

  • Norwegia: Peringkat 25 dunia, mengandalkan ketajaman lini serang eropa.

  • Irak: Peringkat 62 dunia, sempat menahan imbang Spanyol 1-1 seminggu menjelang turnamen.

Ancaman Laten Grup K dan Misteri Grup D

Panggung horor ternyata tidak hanya milik Grup I. Satu tingkat bawahnya, Grup K mengintai sebagai kelompok tersulit kedua dengan rata-rata rating sebesar 81,0.

Bedanya, grup ini menjadi satu-satunya tempat berkumpul dua tim penghuni 10 besar dunia sekaligus, Kolombia (peringkat 6) dan Portugal (peringkat 9).

Jika indikator penilaian berpatokan pada rata-rata peringkat tim, Grup K justru menduduki posisi teratas sebagai grup paling kejam.

Grup Paling Sulit Ditebak

Lupakan sejenak persaingan tim raksasa, perhatian kini beralih pada fenomena unik Grup D. Kelompok ini mencatatkan diri sebagai satu-satunya grup tanpa kehadiran tim luar peringkat 50 besar dunia.

Baca juga:

Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah

Kekuatan merata antara Turki (20), Australia (28), Paraguay (30), serta tuan rumah Amerika Serikat (36) membuat kalkulasi di atas kertas menjadi tidak berguna. Selisih poin performa tim terbaik dan terburuk grup ini hanya berjarak 6,5 angka.

Melalui 25.000 kali simulasi komputer, Amerika Serikat memimpin prediksi kelolosan lewat raihan 4,6 poin, namun angka itu hanya terpaut satu poin dari Australia posisi buncit,

Superkomputer Opta.
#Piala Dunia #Piala Dunia 2026 #Kualifikasi Piala Dunia #Jadwal Piala Dunia 2026 #Fase Grup Piala Dunia 2026 #Piala Dunia Fifa 2026
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Timnas India awalnya terdaftar sebagai peserta FIFA ASEAN Cup 2026, tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Olahraga
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Kerusuhan adu jotos yang terjadi pasca-final Piala Dunia 2026 yang melibatkan sejumlah anggota skuad Timnas Argentina akhirnya berujung vonis berat.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Olahraga
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, meninggalkan jabatannya kurang dari tiga pekan setelah melontarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Olahraga
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Olahraga
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia. Hal itu setelah FIFA mengusulkan kepemilikan saham investor di Piala Dunia.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Olahraga
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Roberto Mancini kembali ke Timnas Italia dengan harapan besar.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Olahraga
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
Sebelumnya, sejumlah pihak, termasuk UEFA dan Liga-Liga Eropa, menyatakan penolakan terhadap rencana penjualan saham Piala Dunia.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
Bagikan