Green Day Berikan Dukungan untuk Palestina di Coachella 2025, Ubah Lirik 'Jesus of Suburbia' Jadi Tentang Anak-Anak yang Kehilangan Rumah
Green Day tampil epik di Coachella dengan lirik baru yang menyentuh genosida di Jalur Gaza. (Instagram/@Greenday)
MerahPutih.com - Green Day kembali menunjukkan keberpihakan dan sikap politik mereka kepada Palestina penampilan epik di Coachella 2025.
Sabtu malam (12/4) waktu AS, mereka memukau penonton dengan mengubah lirik lagu “Jesus of Suburbia” untuk mencerminkan genosida di Jalur Gaza yang sedang berlangsung.
Saat membawakan lagu tersebut, sang vokalis Billie Joe Armstrong bernyanyi, “Runnin’ away from pain, like the kids from Palestine / Tales from another broken home.”
Padahal lirik aslinya adalah, “Runnin’ away from pain when you’ve been victimized.”
Bulan lalu, Armstrong juga mengubah lirik yang sama saat tampil di Australia, menyanyikan, “Am I retarded, or am I just J.D. Vance?” menggantikan, “Am I retarded, or am I just overjoyed?”
J.D. Vance merujuk kepada Wakil Presiden AS sekarang.
"Momen politis seperti ini bukan hal baru bagi Green Day. Mereka memberikan penampilan yang memukau di Coachella, menampilkan deretan lagu hits dan performa kelas atas," tulis variety.com (13/4).
Baca juga:
Green Day menunjukkan bahwa kebertahanan karier mereka didasarkan pada kemampuan mengolah aksi panggung yang luar biasa.
Selama satu setengah jam, Green Day menampilkan lagu-lagu yang sarat dengan aktivisme.
Musik Green Day memang bercita rasa pemberontakan, seperti halnya scene punk yang membentuk mereka. Di antara lagu-lagu pop dan rock yang mengisi set mereka, pernyataan dan sikap politik mereka semakin kuat.
Penampilan mereka dibuka dengan “Bohemian Rhapsody” dari Queen, diikuti deretan hits seperti “Basket Case,” “Wake Me Up When September Ends,” dan “When I Come Around.”
Green Day punya kemampuan luar biasa buat bikin setiap lagu terdengar hit, menunjukkan betapa pentingnya dedikasi dalam musik mereka.
Billie Joe Armstrong bahkan mengundang dua penonton untuk bergabung di atas panggung.
Saat “Know Your Enemy,” seorang gadis bernama Brooke bernyanyi bersama Armstrong.
Kemudian, penonton lain memainkan gitar Armstrong untuk lagu penutup “Good Riddance (Time of Your Life).”
Hanya band seperti Green Day yang bisa mengandalkan kepercayaan diri dan para penggemar yang bisa tampil abadi di panggung apa pun. (dru)
Baca juga:
Coachella 2025, Berpanas-panasan di Tengah Gurun Bersama Nama-Nama Tenar dan Bintang Baru
Bagikan
Hendaru Tri Hanggoro
Berita Terkait
'Macam Gila Tour 2026', Langkah Arc Yellow dan Timur Dalam Tembus Asia Tenggara
Canti Rilis Single 'Anggap Aku Ada', Lagu R&B tentang Jarak Emosional dalam Hubungan
Kim Min Seok Perkuat Romansa K-Drama 'Can This Love Be Translated?' lewat Lagu 'Love Language'
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Asal-Usul Sound Hiwong Hiwong Tong Hiwong yang Viral di Media Sosial
Lagu Lawas 'Cinta Kita' Ramai Muncul di FYP TikTok
'Tak Kancani', Karya Reflektif Ndarboy Genk setelah Berjumpa Sahabat Difabel
Rio Clappy Kembali dengan 'Belia', Lagu tentang Cinta Pertama dan Waktu
Tur Hari Kerja, Bless The Knights Tutup Perjalanan Jakarta Weekdays Tour 2026
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia