Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Green Day Berikan Dukungan untuk Palestina di Coachella 2025, Ubah Lirik 'Jesus of Suburbia' Jadi Tentang Anak-Anak yang Kehilangan Rumah

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 14 April 2025
Green Day Berikan Dukungan untuk Palestina di Coachella 2025, Ubah Lirik 'Jesus of Suburbia' Jadi Tentang Anak-Anak yang Kehilangan Rumah

Green Day tampil epik di Coachella dengan lirik baru yang menyentuh genosida di Jalur Gaza. (Instagram/@Greenday)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Green Day kembali menunjukkan keberpihakan dan sikap politik mereka kepada Palestina penampilan epik di Coachella 2025.

Sabtu malam (12/4) waktu AS, mereka memukau penonton dengan mengubah lirik lagu “Jesus of Suburbia” untuk mencerminkan genosida di Jalur Gaza yang sedang berlangsung.

Saat membawakan lagu tersebut, sang vokalis Billie Joe Armstrong bernyanyi, “Runnin’ away from pain, like the kids from Palestine / Tales from another broken home.”

Padahal lirik aslinya adalah, “Runnin’ away from pain when you’ve been victimized.

Bulan lalu, Armstrong juga mengubah lirik yang sama saat tampil di Australia, menyanyikan, “Am I retarded, or am I just J.D. Vance?” menggantikan, “Am I retarded, or am I just overjoyed?”

J.D. Vance merujuk kepada Wakil Presiden AS sekarang.

"Momen politis seperti ini bukan hal baru bagi Green Day. Mereka memberikan penampilan yang memukau di Coachella, menampilkan deretan lagu hits dan performa kelas atas," tulis variety.com (13/4).

Baca juga:

Lisa dan Jennie BLACKPINK Tampil Enerjik di Coachella 2025 Pekan Pertama, Bikin Aksi Twerking yang Heboh

Green Day menunjukkan bahwa kebertahanan karier mereka didasarkan pada kemampuan mengolah aksi panggung yang luar biasa.

Selama satu setengah jam, Green Day menampilkan lagu-lagu yang sarat dengan aktivisme.

Musik Green Day memang bercita rasa pemberontakan, seperti halnya scene punk yang membentuk mereka. Di antara lagu-lagu pop dan rock yang mengisi set mereka, pernyataan dan sikap politik mereka semakin kuat.

Penampilan mereka dibuka dengan “Bohemian Rhapsody” dari Queen, diikuti deretan hits seperti “Basket Case,” “Wake Me Up When September Ends,” dan “When I Come Around.”

Green Day punya kemampuan luar biasa buat bikin setiap lagu terdengar hit, menunjukkan betapa pentingnya dedikasi dalam musik mereka.

Billie Joe Armstrong bahkan mengundang dua penonton untuk bergabung di atas panggung.

Saat “Know Your Enemy,” seorang gadis bernama Brooke bernyanyi bersama Armstrong.

Kemudian, penonton lain memainkan gitar Armstrong untuk lagu penutup “Good Riddance (Time of Your Life).”

Hanya band seperti Green Day yang bisa mengandalkan kepercayaan diri dan para penggemar yang bisa tampil abadi di panggung apa pun. (dru)

Baca juga:

Coachella 2025, Berpanas-panasan di Tengah Gurun Bersama Nama-Nama Tenar dan Bintang Baru

#Green Day #Coachella Festival #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
NPD merilis single ketiga 'Lupain Aku Plis'. Mengangkat kisah seseorang yang memilih tetap melangkah saat sosok yang dulu diharapkan justru datang kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
ShowBiz
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
HIVI! merilis single terbaru 'MAIN' yang mengangkat pesan tentang menikmati hidup, berdamai dengan keadaan, dan tetap bersyukur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
ShowBiz
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
Hampir dua dekade tanpa karya baru, The Monophones akhirnya kembali. Lewat single 'Yang Hilang dan Kembali', mereka menghadirkan aransemen akustik yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
ShowBiz
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
Tyla merilis single terbaru 'That Girl' lagu utama menuju album A*POP. Lagu ini terinspirasi dari kenangan masa kecil dan menjadi upaya memperkenalkan budaya Afrika.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
Lagu ini bukan sekadar pelengkap upacara, melainkan juga pengingat akan jasa, pengorbanan, serta semangat para pahlawan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
ShowBiz
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
Recording Academy resmi menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027. Musik Asia memasuki babak baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Bagikan