Google Doodle Mengenang Raja Haji Ahmad

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 05 November 2022
Google Doodle Mengenang Raja Haji Ahmad

Google Doodle Raja Haji Ahmad. (Foto: screenshot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARI ini, Sabtu (5/11), Google Doodle mengajak kita untuk mengenang kehidupan dari sosok Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad. Google Doodle menggambarkan wajah Raja Haji Ahmad dalam lembaran buku yang mengenakan peci dan kacamata bulat.

Raja Haji Ahmad adalah sejarawan, cendekiawan, dan penulis ternama yang memimpin kebangkitan sastra pada abad ke-19. Ia lahir di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, pada sekitar tahun 1808. Ia adalah putra dari Raja Ahmad, yang bergelar Engku Haji Tua setelah melakukan ziarah ke Mekah.

Raji Ali Haji dibesarkan dan banyak menjalani masa hidupnya serta menerima pendidikan di Pulau Penyengat, Kesultanan Lingga, yang pada masa kini merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

Baca juga:

Google Doodle Tampilkan Sosok Siti Latifah Herawati Diah

Google Doodle Mengenang Raja Haji Ahmad
Raja Haji Ahmad. (Foto: Wikipedia)


Ia terkenal sebagai pencatat pertama dasar-dasar tata bahasa Melayu lewat buku Pedoman Bahasa, buku yang kemudian menjadi standar bahasa Melayu. Bahasa Melayu standar itulah yang dalam Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 ditetapkan sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia. Ia juga merupakan keturunan kedua (cucu) dari Raja Haji Fisabilillah, Yang Dipertuan Muda IV dari Kesultanan Lingga-Riau dan merupakan bangsawan Bugis.

Mahakaryanya, Gurindam Dua Belas (1847), menjadi pembaru arus sastra pada zamannya. Bukunya berjudul Kitab Pengetahuan Bahasa, yaitu Kamus Bahasa Melayu Riau-Lingga penggal yang pertama, merupakan kamus ekabahasa pertama di Nusantara. Ia juga menulis Syair Siti Shianah, Syair Suluh Pegawai, Syair Hukum Nikah, dan Syair Sultan Abdul Muluk.

Baca juga:

Inilah Google Doodle dari Masing-masing Negara yang Ikut Piala Dunia

Google Doodle Mengenang Raja Haji Ahmad
Buku Tuhfat al-Nafis. (Foto: Wikipedia)

Raja Ali Haji juga patut diangkat jasanya dalam penulisan sejarah Melayu. Buku berjudul Tuhfat al-Nafis (Bingkisan Berharga), walaupun dari segi penulisan sejarah banyak yang beranggapan sangat lemah karena tidak mencantumkan sumber dan tahunnya, dapat dikatakan menggambarkan peristiwa-peristiwa secara lengkap. Meskipun sebagian pihak berpendapat Tuhfat dikarang terlebih dahulu oleh ayahnya yang juga sastrawan, Raja Ahmad, Raji Ali Haji hanya meneruskan apa yang telah dimulai ayahnya.

Ia ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah pada 5 November 2004 atas kontribusi terhadap bahasa, sastra, budaya Melayu, dan sejarah Indonesia. Raja Haji Ahmad meninggal pada 1873 di Pulau Penyengat, Kesultanan Lingga (sekarang bagian dari Provinsi Kepulauan Riau). (and)

Baca juga:

Google Pasang Doodle Jane Jacobs, Siapakah Dia?

#Indonesia #Wisata #Tokoh Nasional #Pahlawan Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Tekno
Harga Resmi iPhone Duo di Indonesia: Termurah Rp 45,6 Juta, Termahal Nyaris Rp 76 Juta
Harga resmi iPhone Duo ponsel lipat perdana Apple di Indonesia resmi dirilis mulai Rp45,6 juta. Cek rincian harga lengkap, spesifikasi, dan tempat belinya!
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Harga Resmi iPhone Duo di Indonesia: Termurah Rp 45,6 Juta, Termahal Nyaris Rp 76 Juta
Indonesia
Indonesia Sudah Raih 3 Emas di Asian Para Games 2026
Dengan tambahan tiga emas pada hari ini, tim Merah Putih total telah mengoleksi 25 medali yang terdiri dari empat emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Indonesia Sudah Raih 3 Emas di Asian Para Games 2026
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Indonesia
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Laga final ini merupakan kesempatan emas timnas Indonesia senior mengakhiri paceklik gelar juara selama 35 tahun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Indonesia
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Dishub menyiagakan 80 petugas dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar GBK.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Olahraga
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia resmi mencapai target 4 emas Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita, dan berpeluang menggeser Malaysia untuk masuk ke jajaran 10 besar klasemen.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Olahraga
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak fakta kekuatan skuad Garuda, head to head, dan daftar 23 pemain Indonesia.
ImanK - Kamis, 24 September 2026
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Olahraga
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
"Malah bukan prediksi lagi, memang harusnya dapat medali karena akselerasi mereka juga bagus," kata Pelatih Dayung Indonesia, Muhammad Hadris.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
Bagikan