Teknologi

Godfather-nya AI Menyesali Penemuannya

Andrew FrancoisAndrew Francois - Jumat, 12 Mei 2023
Godfather-nya AI Menyesali Penemuannya

Geoffrey Hinton, salah satu penemu besar AI. (Foto: YouTube/Eye on AI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GEOFFREY Hinton adalah pionir teknologi yang kerap disebut sebagai Godfather-nya AI. Namun, sekarang ia telah meninggalkan penemuannya itu, sebagai seruan peringatan akan bahaya pekerjaannya tersebut. Sebelumnya, ia bekerja untuk Google selama lebih dari satu dekade.

Sejak itu, dengan cepat ia membentuk namanya di antara sejarah penemuan AI. Namun, dalam sebuah wawancara terbaru, seperti yang dilaporkan Unilad, Hinton mengaku ia menyesali penemuannya tersebut setelah memutuskan hengkang dari pekerjaannya.

Ia bahkan mengatakan khawatir AI bisa menjadi lebih berbahaya dan mengancam dari yang kita lihat dan pahami sekarang. Saat ini AI memang tengah menuai pesona. Teknologi itu telah menghasilkan berbagai karya, mulai dari ChatGPT, Snapchat AI, Dall.E, video viral Drake, The Weeknd, Kanye West, dan lainnya.

Baca juga:

Robot Virtual Bertenaga AI Ditunjuk Jadi CEO

Namun, menurut para pakar, Hinton salah satunya, itu belum seberapa. Ia yakin AI bisa lebih besar dan menakutkan dari ini. Awal tahun ini, sekira 1.000 pakar teknologi dan periset menandatangani petisi yang meminta agar pengembangan seluruh teknologi AI dihentikan untuk sementara.

Mereka meminta pengembangan teknologi AI dihentikan setidaknya untuk enam bulan, demi menghindari risiko pada masyarakat dan kemanusiaan. Meski Hinton tidak menandatangani petisi itu, ia kini telah memutus tali dengan perusahaan tempatnya mengembangkan AI.

Ia bahkan kini siap membagikan opininya tentang bahaya AI yang mungkin akan mengintai kehidupan umat manusia. Ia mengatakan dalam sebuah wawancara bersama The New York Times, "Saya rasa mereka seharusnya tidak mengembangkan ini (AI) sampai mereka tahu bagaimana cara mengendalikannya."

Baca juga:

Kenalan dengan Girl Grup Korea yang Membernya Artificial Intelligence

Ia sendiri mengakui kesalahannya, namun sembari beralasan: "Jika saya tidak melakukannya, orang lain akan. Sulit untuk melihat bagaimana cara menghindari orang-orang yang ingin memanfaatkan teknologi itu untuk niat buruk."

Namun, kini Hinton menekankan dirinya tak akan pernah mencoba mendekatkan diri lagi pada teknologi itu, dalam cara atau kesempatan apapun. Meski demikian, Hinton mengatakan ia tak memiliki masalah dengan Google, hanya dengan AI secara umum.

Menanggapi keluarnya Hinton, kepala ilmuwan Google Jeff Dean mengatakan: "Kami tetap berkomitmen pada pendekatan terhadap AI. Kami secara konsisten mempelajari dan memahami risiko yang mungkin muncul sembari terus berinovasi dengan teknologi ini." (waf)

Baca juga:

Foto Hasil AI Menangi Penghargaan, Fotografernya Tolak Penghargaannya

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Tekno
Bocoran Warna Samsung Galaxy S26 Ultra, Ada Cobalt Violet hingga Sky Blue!
Samsung Galaxy S26 Ultra dikabarkan hadir dalam empat varian warna. Hal itu terungkap dalam bocoran terbaru.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
Bocoran Warna Samsung Galaxy S26 Ultra, Ada Cobalt Violet hingga Sky Blue!
Tekno
Bocoran iPhone Lipat: Apple Siapkan Baterai Terbesar Sepanjang Sejarah
iPhone lipat dikabarkan akan membawa baterai di atas 5.500mAh. HP ini kemungkinan rilis pada kuartal kedua 2026.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
Bocoran iPhone Lipat: Apple Siapkan Baterai Terbesar Sepanjang Sejarah
Tekno
OPPO Find X9s Pro Selangkah Lagi Meluncur, Sudah Kantongi Sertifikasi SRRC
OPPO Find X9s Pro sudah meraih sertifikasi SRRC. HP tersebut kabarnya segera meluncur pada Maret 2026.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
OPPO Find X9s Pro Selangkah Lagi Meluncur, Sudah Kantongi Sertifikasi SRRC
Tekno
Xiaomi 17T Segera Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan Chipset Dimensity 9500s
Xiaomi 17T dan 17T Pro siap meluncur global. Spesifikasi HP tersebut kini mulai terungkap, yang kabarnya debut pada Februari 2026.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
Xiaomi 17T Segera Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan Chipset Dimensity 9500s
Tekno
OPPO A6i+ dan A6v Resmi Diperkenalkan, Usung Baterai Jumbo 7.000mAh dengan Harga Terjangkau
OPPO A6i+ dan A6v sudah resmi dirilis di Tiongkok. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dengan harga terjangkau di kelasnya.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
OPPO A6i+ dan A6v Resmi Diperkenalkan, Usung Baterai Jumbo 7.000mAh dengan Harga Terjangkau
Tekno
Samsung Galaxy S26 Muncul di Geekbench, Kemungkinan Pakai Chipset Exynos 2600
Samsung Galaxy S26 kini sudah muncul di Geekbench. HP tersebut ditenagai chipset Exynos 2600 dan RAM 128GB.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Samsung Galaxy S26 Muncul di Geekbench, Kemungkinan Pakai Chipset Exynos 2600
Tekno
Bocoran Terbaru OPPO Find X10: Usung Kamera Utama dan Telefoto 200MP
OPPO Find X10 kini sedang dalam tahap pengujian. OPPO akan membawa kamera utama dan telefoto periskop 200MP di HP tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Bocoran Terbaru OPPO Find X10: Usung Kamera Utama dan Telefoto 200MP
Tekno
Bocoran Jadwal Rilis OPPO Find X9s, Find X9 Ultra, dan Find N6: Meluncur Global Tahun ini
OPPO Find X9s, Find X9 Ultra, dan Find N6 akan meluncur global tahun ini. Berikut ini adalah spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Bocoran Jadwal Rilis OPPO Find X9s, Find X9 Ultra, dan Find N6: Meluncur Global Tahun ini
Tekno
Spesifikasi POCO X8 Pro Max Bocor, Dibekali Baterai Jumbo 8.500mAh
Bocoran POCO X8 Pro Max kini mulai terungkap. HP ini dibekali baterai jumbo berkapasitas 8.500mAh. Lalu, siap meluncur secara global.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Spesifikasi POCO X8 Pro Max Bocor, Dibekali Baterai Jumbo 8.500mAh
Tekno
Bocoran OPPO Reno 16 Mulai Muncul, Dikabarkan Debut Mei 2026
OPPO Reno 16 kini sudah masuk tahap pengujian. Kabarnya, HP tersebut akan debut pada Mei 2026.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Bocoran OPPO Reno 16 Mulai Muncul, Dikabarkan Debut Mei 2026
Bagikan