MerahPutih.com - Penyanyi dan pencipta lagu Ghea Indrawari kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul DAUN DAUN. Lagu ini menjadi refleksi emosional tentang kehidupan, perubahan, dan hubungan antarmanusia yang terus bergerak seiring berjalannya waktu.
Dibalut lirik lagu yang puitis dan sarat makna, DAUN DAUN mengangkat tema yang dekat dengan pengalaman banyak orang, yakni tentang kehadiran orang-orang terkasih yang tidak selalu dapat bertahan selamanya dalam kehidupan.
Baca juga:
Ghea Indrawari Tuangkan Perjalanan Batin Lewat Lirik Lagu 'Melangitkanmu'
Refleksi Tentang Perubahan dan Kefanaan
Melalui DAUN DAUN, Ghea Indrawari menyampaikan pesan mengenai hubungan antarmanusia yang senantiasa berubah.
Lagu ini mengingatkan bahwa tidak ada satu pun hal di dunia yang mampu bertahan selamanya. Waktu akan terus berjalan dan membawa perubahan yang terkadang tidak dapat dihindari.
Karena itu, lagu ini mengajak pendengar untuk lebih menghargai setiap momen kebersamaan dengan keluarga, sahabat, maupun orang-orang yang memiliki tempat penting dalam kehidupan.
Baca juga:
Ghea Indrawari Hadirkan '1000x', Lagu Romantis tentang Kesetiaan Tanpa Batas
Mengajarkan Arti Menghargai Kehadiran Orang Tersayang
Lebih dari sekadar bercerita tentang perpisahan, DAUN DAUN juga memuat pesan tentang rasa syukur atas kehadiran orang-orang yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan kasih sayang.
Lirik Lagu DAUN DAUN - Ghea Indrawari
Daun daun akan segera berguguran
Senja pun harus menghilang
Dan benar-benar pergi
Jika boleh ku merayu
Pinjamkan sedikit waktu
Agar sempat kau kuberi seisi dunia ini
Aku tak mau berpisah darimu selamanya
Tanpa senyummu duniaku tak baik-baik saja
Izinkan aku membalas kasihmu
Yang sempurna
Kekallah kau selama-lamanya
Biar aku saja yang hadapi
Derasnya badai ini
Kau duduk saja dengan manis
Menantiku kembali
Sudah banyak kau terluka
Maka kutitip semesta
Berbaik hatilah pada jiwa yang seindah purnama
Aku tak mau berpisah darimu selamanya
Tanpa senyummu duniaku tak baik-baik saja
Izinkan aku membalas kasihmu
Yang sempurna
Kekallah kau selama-lamanya
Aku tak mau berpisah darimu selamanya
Tanpa senyummu duniaku tak baik-baik saja
Izinkan aku membalas kasihmu
Yang sempurna
Kekallah kau selama
Kekallah kau selama-lamanya
Daun daun akan segera berguguran
Senja pun harus menghilang
Dan benar-benar pergi
Jika boleh ku merayu
Pinjamkan sedikit waktu
Agar sempat kau kuberi seisi dunia ini
Aku tak mau berpisah darimu selamanya
Tanpa senyummu duniaku tak baik-baik saja
Izinkan aku membalas kasihmu
Yang sempurna
Kekallah kau selama-lamanya
Biar aku saja yang hadapi
Derasnya badai ini
Kau duduk saja dengan manis
Menantiku kembali
Sudah banyak kau terluka
Maka kutitip semesta
Berbaik hatilah pada jiwa yang seindah purnama
Aku tak mau berpisah darimu selamanya
Tanpa senyummu duniaku tak baik-baik saja
Izinkan aku membalas kasihmu
Yang sempurna
Kekallah kau selama-lamanya
Aku tak mau berpisah darimu selamanya
Tanpa senyummu duniaku tak baik-baik saja
Izinkan aku membalas kasihmu
Yang sempurna
Kekallah kau selama
Kekallah kau selama-lamanya
(far)