Gerindra Tegaskan Prabowo Tetap Capres

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 04 Mei 2023
Gerindra Tegaskan Prabowo Tetap Capres

Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Gerindra Prabowo Subianto usai acara Reuni Akbar dan Halalbihalal Purnawirawan di Jogja Expo Center (JEC), Rabu (3/5/2023). ANTARA/Luqman Hakim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pertemuan enam ketua umum partai politik pendukung pemerintah dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut membahas duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Merespons hal itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, Prabowo sampai saat ini masih sebagai capres dari partai berlambang burung garuda tersebut.

"Kami belum pernah berpikir Prabowo jadi cawapres, dengan siapa pun pasangannya," kata Muzani saat ditemui di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis (4/5)

Baca Juga:

Prabowo Berpeluang Berpasangan Dengan Anies

Prabowo, kata Muzani, telah mendapat mandat langsung dari Partai Gerindra untuk dicalonkan sebagai capres dalam Pilpres 2024.

"Dan Prabowo menerima mandat itu sebagai capres, jadi kami belum pernah berpikir sebagai wakil presiden," ujarnya.

Muzani mengaku tidak mengetahui isi perbincangan dari enam ketum parpol bersama Presiden Jokowi.

Pasalnya, kata dia, Prabowo belum menceritakan isi pertemuan para elite parpol koalisi pemerintah yang berlangsung di Istana Negara.

"Belum disampaikan hasil pertemuan dengan Pak Jokowi di Istana. Saya bertemu (Prabowo) di Jogja, tapi karena kondisi lelah sekali jadi belum ditanyakan," ungkapnya.

Lebih lanjut Muzani kembali menegaskan kader Gerindra tidak pernah mendorong Prabowo sebagai cawapres.

"Sampai sekarang kami tidak pernah berpikir Prabowo menjadi cawapres, Prabowo adalah capres," tegas Muzani.

Baca Juga:

Kerap Diejek Sering Kalah dalam Pilpres, Prabowo Ungkap Makna Pejuang

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan, pertemuan di Istana Negara menggagas pasangan Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto sebagai capres dan cawapres melalui Koalisi besar.

Hal itu, kata pria yang karib disapa Rommy ini merujuk pada elektabilitas kedua tokoh tersebut, terlebih sejumlah lembaga survei menempatkannya pada posisi teratas.

Menurut Rommy, PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2019 lebih tepat sebagai pengaju capres, sementara parpol pemenang selanjutnya yakni Gerindra sebagai pengaju cawapres.

"Tentu hal ini terpulang ke Prabowo, apakah bersedia menjadi cawapres di tengah amanat partainya untuk menjadi capres," kata Rommy. (Pon)

Baca Juga:

Prabowo Angkat Bicara Soal Anies dan Ganjar Maju Pilpres 2024

#Prabowo Subianto #Gerindra #Pilpres
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Minta Maaf ke Publik, Gerindra Jamin Jalanan Jakarta Sudah Bersih dari Atribut HUT ke-18
Sekjen Sugiono memerintahkan seluruh kader segera mencopot atribut partai berupa bendera dan spanduk yang terpasang di ruas jalan Jakarta setelah perayaan HUT ke-18 Gerindra selesai.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Minta Maaf ke Publik, Gerindra Jamin Jalanan Jakarta Sudah Bersih dari Atribut HUT ke-18
Berita Foto
Kemeriahan Perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR Jakarta
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto memotong nasi tumpeng saat peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra
Didik Setiawan - Jumat, 06 Februari 2026
Kemeriahan Perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR Jakarta
Indonesia
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Budisatrio berterima kasih kepada seluruh kader maupun tim ahli anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang sudah setia mengawal kinerja para legislator di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Indonesia
HUT 18 Tahun Gerindra Pilih Tema "Kompak, Bergerak, Berdampak", Apa Maknanya?
Tema pengingat bagi seluruh kader Gerindra menjaga kekompakan, kesatuan, terus bergerak maju dalam perjuangan politik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
HUT 18 Tahun Gerindra Pilih Tema
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan dukungan terhadap solusi konflik Palestina-Israel.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Indonesia
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Kemarahan Presiden Prabowo Subianto atas kondisi sampah di Bali memicu reaksi cepat dari aparat Kepolisian dan TNI.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Indonesia
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Pemerintah menyiapkan skema pembiayaan program gentingisasi, gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ditargetkan mulai berjalan tahun 2026 ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Indonesia
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Presiden RI, Prabowo Subianto, menemui perwakilan ormas Islam di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Indonesia
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, membenarkan bahwa agenda utama yang diterima pihaknya adalah koordinasi terkait dewan perdamaian internasional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Bagikan