Gempa M5,6 Pacitan Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 10 Januari 2023
Gempa M5,6 Pacitan Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Peta gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur pukul 19.26 WIB, Senin (9/1/2023). (ANTARA/HO-BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gempa bumi bermagnitudo 5,6 terjadi wilayah Samudera Hindia selatan Jawa, Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Senin (9/1).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menjadi penyebab gempa tersebut.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyampaikan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,93 derajat Lintang Selatan, 111,13 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 70 km arah selatan Kota Pacitan dengan kedalaman 59 km.

Baca Juga:

Gempa M5,6 Guncang Pacitan

"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempang Eurasia," paparnya, Senin (9/1), seperti dikutip Antara.

Ia menambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Ia mengatakan, gempa bumi pada pukul 19.26 WIB itu memiliki parameter terkini dengan magnitudo M5,4.

Ia memaparkan, gempa bumi itu berdampak dan dirasakan di daerah Pacitan, Gunungkidul, Bantul, Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Wonogiri, Purworejo, Cilacap, Blitar, Pacitan, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Nganjuk dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Baca Juga:

Wapres Cek Relokasi Sirnagalih Buat Korban Gempa Cianjur

Gempa juga terasa di daerah Banjarnegara, Wonosobo, Karangkates, dan Kebumen dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Hingga pukul 19.46 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.

Daryono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa," ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tuturnya. (*)

Baca Juga:

Rumah Sakit dan Hotel di Jayapura Alami Kerusakan Akibat Gempa

#Gempa Bumi #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu (7/10), Jakarta Diperkirakan Hujan Ringan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut awan tebal menyelimuti wilayah Jakarta sejak pagi hari.
Dwi Astarini - 38 menit lalu
Rabu (7/10), Jakarta Diperkirakan Hujan Ringan
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Senin 5 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia, Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
Sejumlah wilayah Indonesia pada Senin (5/10) diprediksi didominasi hujan ringan dan berawan.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Senin 5 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia, Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
BMKG: Hujan hingga Gelombang Tinggi Mengintai Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Minggu (4/10).
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
BMKG: Hujan hingga Gelombang Tinggi Mengintai Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Sedikit Hujan, BMKG Prakirakan Indonesia Berawan pada Sabtu (3/10)
Cuaca berawan juga berpotensi terjadi di Kota Kupang, Mamuju, Mataram, Palu, Pangkalpinang, Semarang, Sofifi, dan Yogyakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Sedikit Hujan, BMKG Prakirakan Indonesia Berawan pada Sabtu (3/10)
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Mayoritas Kota Besar Indonesia Jumat 2 Oktober
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar Indonesia diguyur hujan Jumat, 2 Oktober 2026. Waspadai hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter dan banjir rob.
Frengky Aruan - Jumat, 02 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Mayoritas Kota Besar Indonesia Jumat 2 Oktober
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Cek prakiraan cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026. BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem, hujan lebat, dan dampak kemarau. Siapkan dirimu sekarang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Bagikan