Gara-gara Surat Al Maidah, Suara Ahok Diprediksi Berkurang

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Jumat, 07 Oktober 2016
Gara-gara Surat Al Maidah, Suara Ahok Diprediksi Berkurang

(Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Kutipan ayat Al Quran yang dipakai Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sebuah pidatonya di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu telah menjadi sorotan. Ahok dianggap telah menistakan agama Islam lantaran mengatakan jangan mau dibohongi oleh Surat Al Maidah Ayat 51.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Adi Prayitno mengatakan kontroversi yang dibuat Ahok kali ini memiliki tensi yang berbeda dengan sebelumnya. Bahkan Adi memprediksi bila suara Ahok akan tergerus akibat ulahnya sendiri.

"Tentu saja, kontroversi ahok yg dianggap menistakan agama kali ini otomatis akan menggerus suara Ahok di level grass root," kata Adi kepada merahputih.com melalui telepon, Jumat (7/10).

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan banyaknya protes dan imbauan dari pemimpin Islam untuk mengadukan Ahok ke pihak berwajib lantaran dianggap menistakan agama.

"Bukan itu saja, muncul petisi online yang sudah bermunculan untuk menolak Ahok. Jelas, pernyataan Ahok memantik sinis publik yang secara otomatis akan merugikan Ahok," pungkas staff pengajar di Universitas Islam Indonesia (UIN) ini.

Seharusnya, menjelang Pilkada, Ahok lebih baik diam agar tidak menimbulkan kegaduhan. Meskipun Adi yakin bila Ahok tidak memiliki maksud sedikitpun untuk merugikan siapapun dalam perkataan itu.

'Mungkin saja Ahok memiliki niat baik menyinggung ayat tersebut karena ayat Al Maidah kerap dijadikan landasan untuk memobilisasi pemilih berdasarkan agama. Cuma, karena momentum dan cara penyampaiannya kurang pas, reaksi publik mulai keras melawan Ahok," tegasnya.(Yni)

BACA JUGA:

  1. Perihal Surat Al-Maidah 51, Tim Ahok: Pernyataan Ahok Telah Disesatkan
  2. Dikecam Karena Surat Al-Maidah 51, Ini Pembelaan Ahok
  3. Hari Ini, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Laporkan Ahok
  4. Ahok: Tidak Pilih Saya Dibohongi Surat Al-Maidah 51
  5. PBNU Dukung Agus Jadi Gubernur DKI Jakarta
#Pilgub DKI 2017 #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Calon Gubernur DKI 2017-2022 #Gubernur Ahok
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Ketua DPD Golkar Sumut Ambil Formulir Cagub Dari PDIP
PDI Perjuangan berencana mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai bakal calon gubernur(cagub) di Pilkada Sumatera Utara 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Mei 2024
Ketua DPD Golkar Sumut Ambil Formulir Cagub Dari PDIP
Indonesia
PWNU Jakarta Sebut RK, Anies, Pras PDIP, hingga Kaesang Layak Jadi DKI 1
Banyak Tokoh nasional yang mempuni hingga layak dipertimbangkan sebagai calon gubernur (cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.
Wisnu Cipto - Sabtu, 09 Maret 2024
PWNU Jakarta Sebut RK, Anies, Pras PDIP, hingga Kaesang Layak Jadi DKI 1
Bagikan