Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gagal Nonton SID, Remaja ini Malah Dikunjungi JRX

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 16 November 2017
Gagal Nonton SID, Remaja ini Malah Dikunjungi JRX

JRX (foto: twitter @JRX_SID)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIKUNJUNGI idola pastilah membuat senang. Pastilah hal itu yang dirasakan Farel Saputra. Remaja 16 tahun itu ialah penggemar band asal Bali, Superman is Dead (SID). Saking sukanya, Farel tetap bersemangat ingin menonton konser SID di Semarang meski tengah sakit.

Farel yang menderita chronic kidney disease (gagal ginjal) itu berencana menonton aksi SID di Semarang. Namun sayang, karena Farel duduk di kursi roda, pihak penyelenggara konser tidak mengizinkannya masuk.

Kisah Farel itu rupanya sampai ke telinga frontman SID, JRX.

"Awal minggu lalu, saya dihubungi musisi jazz Itho Kurdi. Beliau cerita ada anak kawannya yang sakit parah dan amat ingin bertemu saya," ujar JRX saat dihubungi merahputih.com.

Kebetulan, saat mendengar kisah itu, JRX tengah bersiap tampil di Semarang.

"Jadi mereka minta saya mampir untuk mengunjungi Farel," ujarnya.

JRX pun tergerak. Ia lantas meminta kontak keluarga Farel. Tak lama, ia lalu mengatur jadwal untuk mengunjungi Farel di kediamannya di Salatiga, Senin (13/11).

"Kami bercanda, ngobrol. Saya bawakan oleh-oleh dari Bali. Ada kaus SID juga topi RMBL. Lama juga sih di sana. Sempat foto-foto juga," ujar musisi yang juga owner RMBL tersebut.

Kunjungan itu pun terekam dalam sebuah video di akun Instagram JRX. Rekaman itu menampilkan JRX tengah berkunjung ke kediaman Farel. Terlihat ia bernyanyi bersama Farel diiringi gitaris additional SID, Sony Bono. Tak lupa, JRX menyelipkan pesan untuk Farel pada caption unggahan tersebut.

"Jaga semangatmu ya, Dik. Kamu pasti bisa," ujar JRX dalam unggahan itu.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan