Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

FPI Maafkan KBS Soal 'Anak Unta', Minta Jangan Diulangi Lagi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 09 Juli 2018
FPI Maafkan KBS Soal 'Anak Unta', Minta Jangan Diulangi Lagi

Unta (gstatic.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur menyatakan polemik dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) terkait bayi unta yang diberi nama Aminah, merupakan nama ibu Nabi Muhammad SAW, sudah selesai.

"Masalah dengan KBS sudah selesai, sudah 'clear'. Mereka tidak menyalahkan wartawan, mereka meminta maaf dan mengganti Aminah dengan nama Sarinah. Kami tidak mempermasalahkan lagi dan mudah-mudahan tidak ada lagi kesalahan seperti ini," kata Ketua Tanfidz DPD FPI Jatim Habib Haidar Al Hamdi di Surabaya, Senin (9/7).

Habib Haidar menjelaskan, polemik itu bermula dari kelahiran bayi unta di KBS yang diberi nama Aminah. Pihak FPI Jatim pun mendatangi KBS guna menanyakan hal tersebut ke pihak KBS.

Awalnya, pihak KBS mengelak dengan alasan salah ketik wartawan dan lain-lain. Namun dengan bukti dari wartawan dan bukti yang dipunyai FPI, KBS mengakui jika itu kesalahan mereka dan merupakan keluar dari lisan mereka.

"Aminah merupakan ibu dari Nabi Muhammad SAW yang dianggap sebagai wanita mulia dan agung. Ini wanita yang kita hormati bukan hanya FPI, tapi juga seluruh umat Islam di dunia yang menghormati dan meninggikan beliau. Karena itu, kami ke sana, kami tanyakan sesuai apa yang kami dapatkan dan mereka mengakui bahwa itu kesalahan yang keluar dari lisan mereka," ujarnya lagi seperti dikutip Antara.

Ilustrasi Unta (abcnews.com)

Dia berharap dengan adanya persoalan ini bisa menjadi pelajaran bagi pihak yang lain untuk berhati-hati dan tidak menyakiti umat Islam serta melecehkan Alquran.

"Kami tidak menginginkan ada kelompok atau personal yang melecehkan Allah SWT, rasul, Islam dan syariat agama. Permasalahan ini sudah selesai. Kami maafkan dengan catatan tidak diulangi dan tidak terjadi di tempat yang lain," kata dia. (*)

#Burung Unta #Front Pembela Islam (FPI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan