Fontaines D.C. Gandeng ROSALÍA di 'Where Is Gone?', Single Album Terbaru 'Dopamine Chamber'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 1 jam, 23 menit lalu
Fontaines D.C. Gandeng ROSALÍA di 'Where Is Gone?', Single Album Terbaru 'Dopamine Chamber'

Fontaines DC lepas single kolaborasi baru. (Foto: dok/fontaines dc)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fontaines D.C. resmi merilis Where Is Gone?, lagu kolaborasi bersama ROSALÍA yang menjadi single ketiga dari album terbaru mereka, Dopamine Chamber. Lewat lagu ini, band asal Irlandia tersebut menghadirkan pendekatan musikal yang berbeda melalui duet megah dengan balutan aransemen orkestra.

Fontaines D.C. terdiri dari Grian Chatten, Carlos O’Connell, Conor Curley, Conor Deegan, dan Tom Coll. Dalam Where Is Gone?, vokal Chatten berpadu dengan karakter vokal ROSALÍA, menciptakan warna baru dalam musik mereka melalui perpaduan melodi dan aransemen yang kaya.

Diproduseri oleh James Ford, lagu ini juga mencatatkan kolaborasi pertama dengan musisi lain dalam sebuah album Fontaines D.C.

Kolaborasi dengan ROSALÍA Punya Makna Personal

Bagi Carlos O’Connell, keterlibatan ROSALÍA dalam Where Is Gone? memiliki makna personal. Dalam beberapa waktu terakhir, ia kembali mempererat hubungannya dengan akar budaya Spanyol. Ia juga mengaku telah mengagumi ROSALÍA sejak penyanyi tersebut merilis album debutnya.

“Saya sudah menjadi penggemar ROSALÍA sejak album debutnya, yang benar-benar indah,” ujarnya.

Menurut Carlos, salah satu hal yang membuatnya tertarik terhadap ROSALÍA adalah kemampuannya mempertahankan tradisi musik Spanyol melalui karya-karyanya. Ia melihat semangat tersebut memiliki kesamaan dengan upaya Fontaines D.C. dalam menjaga warisan musik Irlandia.

Secara spiritual, hal itu terasa sejalan dengan apa yang kami usahakan lewat musik Irlandia. Bagi seseorang yang memiliki akar di kedua negara, menyaksikan hal itu terasa istimewa. Sejak awal, ia selalu menjadi artis yang membuat saya takjub di setiap tahap perjalanan kariernya,

Carlos O’Connell.

Dopamine Chamber Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Luas

Album Dopamine Chamber dijadwalkan meluncur pada Jumat, 16 Oktober, melalui XL Recordings.

Setelah Romance (2024), album yang telah meraih sertifikasi platinum di Inggris, Fontaines D.C. melanjutkan perjalanan musikal mereka dengan menjauh dari karakter gitar yang mendominasi karya-karya awal. Kali ini, mereka menghadirkan materi yang memadukan melodi kuat, nuansa gelap, dan aransemen yang lebih luas.

Sebelum merilis Where Is Gone?, band ini telah memperkenalkan Marianne dan Tongue. Ketiga lagu tersebut memberikan gambaran mengenai arah musikal album kelima mereka.

Dopamine Chamber digambarkan seperti kumpulan bintang yang muncul di balik kabut asap. Di dalamnya, balada-balada kuat dan melodi antemik hadir sebagai titik terang di tengah suasana yang muram.

Baca juga:

Rol3ert Rilis Single 'With you' Bareng Johnson, Siap Gelar Showcase Perdana di Jakarta

Mengulik Hubungan Kenikmatan dan Ketidakpastian Dunia

Di balik eksplorasi musikalnya, Dopamine Chamber mengangkat pertanyaan mengenai hubungan manusia dengan kenikmatan di tengah situasi dunia yang semakin tidak menentu.

Fontaines D.C. menelusuri bagaimana keinginan untuk memperoleh kesenangan berubah ketika manusia menghadapi berbagai ancaman. Album ini juga menggali hal-hal yang dapat diungkap oleh pengejaran kenikmatan tentang diri manusia.

Album ini sendiri adalah sebuah ruang dopamin. Kalian masuk ke dalamnya, lalu kami menguji berbagai karya musik yang dapat mengubah pikiran atau suasana hati kalian,

Grian Chatten.

Pernyataan tersebut menggambarkan gagasan di balik album ini: musik menjadi ruang untuk mengeksplorasi perubahan pikiran, emosi, dan suasana hati pendengarnya.

Dari Dogrel hingga Dopamine Chamber, Fontaines D.C. Terus Berubah

Sejak debut melalui Dogrel (2019), Fontaines D.C. dikenal terus menghindari pengulangan formula musikal. Mereka melewati sejumlah fase melalui A Hero’s Death (2020), Skinty Fia (2022), hingga Romance (2024).

Skinty Fia menduduki posisi puncak tangga album di Inggris dan Irlandia, sedangkan Romance menampilkan eksplorasi suara yang lebih berani dan beragam.

Kini, Dopamine Chamber disebut sebagai perubahan paling radikal yang pernah dilakukan band tersebut. Bersama produser James Ford, proses pengerjaan album berlangsung di London, kawasan pedesaan Inggris, serta Palermo, Italia.

Di Palermo, Chatten bahkan merekam vokalnya di sebuah bilik darurat yang dibuat menggunakan kasur dan bantal.

Baca juga:

Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan

Grian Chatten Soroti Kegelisahan tentang Masa Depan Manusia

Bagi Chatten, album ini juga mencerminkan kegelisahan terhadap perubahan besar yang tengah dihadapi umat manusia.

Ia melihat adanya perasaan getir sekaligus menyentuh ketika manusia berada di ambang perubahan menuju bentuk kehidupan yang berbeda, bahkan kemungkinan kehilangan sisi kemanusiaannya.

“Ada perasaan yang menyentuh sekaligus getir bahwa kita berada di ambang bentuk kemanusiaan lain—atau bahkan non-kemanusiaan,” ujar Chatten.

Melalui album kelimanya, Fontaines D.C. membangun ruang untuk menguji bagaimana musik dapat memengaruhi pikiran, emosi, dan pengalaman pendengar. Dopamine Chamber menjadi wadah eksplorasi tersebut, sementara respons setiap pendengar menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dihadirkan band ini. (Far)

#Musik #Musisi #Album Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Fontaines D.C. Gandeng ROSALÍA di 'Where Is Gone?', Single Album Terbaru 'Dopamine Chamber'
Fontaines D.C. menggandeng ROSALÍA di single 'Where Is Gone?', lagu ketiga dari album Dopamine Chamber yang dijadwalkan rilis 16 Oktober melalui XL Recordings.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 23 menit lalu
Fontaines D.C. Gandeng ROSALÍA di 'Where Is Gone?', Single Album Terbaru 'Dopamine Chamber'
ShowBiz
Rol3ert Rilis Single 'With you' Bareng Johnson, Siap Gelar Showcase Perdana di Jakarta
Rol3ert merilis single 'With you' bersama Johnson menjelang album debut meet me in my head pada 21 Oktober. Simak jadwal showcase dan fan meet di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 40 menit lalu
Rol3ert Rilis Single 'With you' Bareng Johnson, Siap Gelar Showcase Perdana di Jakarta
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Sediakan Nebeng Gratis Transjakarta, Cek 7 Titik Keberangkatannya
Synchronize Fest 2026 menyediakan Nebeng Gratis Transjakarta dari tujuh titik Jabodetabek pada 16–18 Oktober. Simak lokasi dan cara pemesanannya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Sediakan Nebeng Gratis Transjakarta, Cek 7 Titik Keberangkatannya
ShowBiz
Bernadya dan Pamungkas Bicara soal Harapan lewat Single 'Lebih Beruntung Sedikit'
Bernadya merilis 'Lebih Beruntung Sedikit' bersama Pamungkas. Diproduseri Eross Candra, lagu ini mengangkat tema menerima kenyataan dan menjaga harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bernadya dan Pamungkas Bicara soal Harapan lewat Single 'Lebih Beruntung Sedikit'
ShowBiz
Avhath Rilis Album Penuh Perdana, Rangkum Perjalanan Musik Sejak 2012
Avhath merilis album penuh perdana. Berisi sembilan lagu, album ini merangkum perjalanan musikal band metal/hardcore Jakarta Selatan sejak 2012.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Avhath Rilis Album Penuh Perdana, Rangkum Perjalanan Musik Sejak 2012
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
Simak daftar nominasi Kids’ Choice Awards 2026 dalam kategori film, musik, serial TV, olahraga, kreator, gim, dan podcast. Alex Warren menjadi host.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
ShowBiz
Pendiri SM Lee Soo-man Kembali ke Korea, Debutkan A20 Lite dan A20 Soul
A2O Entertainment memperkenalkan boy group beranggotakan 15 orang A2O Soul serta girl group beranggotakan sembilan orang A2O Lite.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Pendiri SM Lee Soo-man Kembali ke Korea, Debutkan A20 Lite dan A20 Soul
ShowBiz
Kaleb J Rilis Single 'Tanda Cinta', Kisah Pencarian Panjang Menuju Cinta Sejati
Kaleb J merilis single Tanda Cinta. Berkolaborasi dengan Belanegara Abe, lagu ini mengangkat pencarian cinta sejati dengan lirik puitis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Kaleb J Rilis Single 'Tanda Cinta', Kisah Pencarian Panjang Menuju Cinta Sejati
ShowBiz
Rock In Solo 2026 Ditunda hingga 2027, Penyelenggara Siapkan Acara Alternatif
Rock In Solo 2026 ditunda hingga 2027 karena situasi nasional dan bencana alam. Penyelenggara menyiapkan A Journey of Rock in Solo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Rock In Solo 2026 Ditunda hingga 2027, Penyelenggara Siapkan Acara Alternatif
ShowBiz
7 Special Show yang Layak Dinantikan di Synchronize Fest 2026 , Ada Geisha, Perunggu, hingga Project Pop.
Synchronize Fest 2026 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Simak 7 pertunjukan pilihan, dari Geisha dan Project Pop hingga Perunggu dan C’mon Lennon.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
7 Special Show yang Layak Dinantikan di Synchronize Fest 2026 , Ada Geisha, Perunggu, hingga Project Pop.
Bagikan