Fisik Pembalap Tidak Bisa Menahan Downforce MotoGP

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Juni 2024
Fisik Pembalap Tidak Bisa Menahan Downforce MotoGP

Aleix Espargaro sebut aerodinamika MotoGP saat ini berlebihan. (Foto: MotoGP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro, finis di posisi 11 pada GP Italia awal Juni lalu dalam balapan yang sulit bagi pengguna RS-GP.

Dalam balapan itu, Maverick Vinales menjadi yang terbaik dari tim tersebut dengan finis di urutan kedelapan.

Espargaro mengakui setelan motornya tidak optimal dan merasa aerodinamika di MotoGP saat ini sudah melampaui batas kemampuan fisik pembalap.

"Bencana," kata Espargaro ketika ditanya tentang kondisi fisiknya setelah GP Italia dilansir Motorsport, Sabtu (15/6).

Baca juga:

Manuver Gaet Pembalap MotoGP Usai Ducati Pilih Marquez

"Satu lap lagi dan saya harus berhenti. Tidak bisa dipercaya. Motornya sangat agresif dan sangat gugup."

"Saya tidak bisa berakselerasi atau mengerem dengan baik. Delapan sampai sepuluh lap terakhir saya hanya bisa mengerem dengan satu jari," tambahnya.

Espargaro menambahkan downforce di kelas MotoGP saat ini terlalu berlebihan untuk ditanggung oleh tubuh manusia.

Ia bukan satu-satunya yang mengalami masalah fisik di Mugello. Pembalap Yamaha, Alex Rins dan Fabio Quartararo, juga mengeluhkan cedera arm pump.

Baca juga:

Bastianini dan Vinales Resmi Perkuat Red Bull KTM Tech3 di MotoGP 2025

Pengembangan aerodinamika menjadi fokus utama di MotoGP sejak Ducati memulai penggunaan winglet pada motornya pada 2015.

Meski ada upaya MotoGP untuk membatasi hal ini pada 2017, pabrikan tetap mengembangkan konsep aerodinamika baru dalam kerangka peraturan yang ada.

Pada perombakan regulasi 2027, pengembangan aerodinamika akan dihilangkan untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap tontonan balap.

Pada 2015, lap tercepat di Mugello adalah 1 menit 46,489 detik dengan balapan diselesaikan dalam 41 menit 39,173 detik.

Pada 2024, lap tercepat adalah 1:44,504 detik dan waktu balapan adalah 40 menit 51,385 detik.

Meski peningkatan ini bukan hanya disebabkan oleh aerodinamika, tetapi juga oleh peningkatan mesin, perangkat ketinggian motor, dan pengembangan ban, jelas terlihat aerodinamika memiliki dampak signifikan terhadap MotoGP.

Downforce adalah gaya turun atau tekanan ke bawah yang diciptakan oleh karakteristik aerodinamika. (Waf)

#MotoGP #Pembalap
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Olahraga
Catat Kalender Lengkap Sirkut Mandalika 2026! VR46 di Awal Tahun Hingga IndonesianGP Oktober
Sirkuit Pertamina Mandalika umumkan Kalender Event 2026, hadirkan ajang nasional hingga internasional
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
Catat Kalender Lengkap Sirkut Mandalika 2026! VR46 di Awal Tahun Hingga IndonesianGP Oktober
Olahraga
Daftar Pembalap F1 2026: Cadillac Debut, Verstappen-Hadjar Jadi Tandem di Red Bull
Daftar pembalap baru F1 2026 kini sudah diumumkan. Cadillac bakal debut, kemudian Verstappen-Hadjar akan jadi tandem di Red Bull.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Daftar Pembalap F1 2026: Cadillac Debut, Verstappen-Hadjar Jadi Tandem di Red Bull
Olahraga
Naik Kelas dari Moto3, Diogo Moreira Tinggalkan Motor Nomor 10 di Debut MotoGP 2026
Musim 2026 bukan hanya menjadi debut Moreira di kelas premier, tetapi juga menandai kembalinya Brasil ke kalender MotoGP setelah absen 22 tahun.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Naik Kelas dari Moto3, Diogo Moreira Tinggalkan Motor Nomor 10 di Debut MotoGP 2026
Olahraga
Klasemen Akhir MotoGP 2025: Marc di Puncak Diikuti Alex Marquez, Marco Bezzecchi Melejit ke Posisi 3
MotoGP Valencia yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Torno, Valencia, Spanyol, Minggu (16/11) menjadi seri terakhir yang digelar.
Frengky Aruan - Senin, 17 November 2025
Klasemen Akhir MotoGP 2025: Marc di Puncak Diikuti Alex Marquez, Marco Bezzecchi Melejit ke Posisi 3
Olahraga
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Portugal 2025, Akui Gaya Balap Alex Marquez Jadi Inspirasi
Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) memenangi MotoGP Portugal 2025 setelah mempelajari gaya balap Alex Marquez.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Portugal 2025, Akui Gaya Balap Alex Marquez Jadi Inspirasi
Olahraga
Jadwal dan Link Live Streaming MotoGP Portugal: Perebutan Peringkat 3 Klasemen Akhir Musim 2025
MotoGP Portugal 2025 akan menyajikan persaingan sengit untuk memperebutkan peringkat ketiga klasemen akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 November 2025
Jadwal dan Link Live Streaming MotoGP Portugal: Perebutan Peringkat 3 Klasemen Akhir Musim 2025
Olahraga
Menangi MotoGP Malaysia 2025, Alex Marquez Akui Lakukan Perubahan Strategi Hadapi Balapan di Sepang
Kemenangan di Sirkuit Sepang mengukuhkan posisi Alex sebagai runner-up di klasemen MotoGP 2025
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
Menangi MotoGP Malaysia 2025, Alex Marquez Akui Lakukan Perubahan Strategi Hadapi Balapan di Sepang
Olahraga
Raul Fernandes Bersinar di Phillip Island, Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Australia 2025
Kemenangan pertama Raul Fernandes sejak bergabung di kelas MotoGP pada 2022.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Raul Fernandes Bersinar di Phillip Island, Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Australia 2025
Olahraga
Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2025: Juara Dunia Absen, Persaingan Sengit Jelang Akhir Musim
Marc Marquez dan Jorge Martin bakal absen di MotoGP Australia 2025. Bagnaia dan Bezzecchi berebut peringkat tiga klasemen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Oktober 2025
Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2025: Juara Dunia Absen, Persaingan Sengit Jelang Akhir Musim
Olahraga
Operasi Bahu Kanan Selesai, Marc Marquez 'Hidupkan' Mode Pemulihan
Juara dunia ini curhat kondisinya membaik dan kini fokus pemulihan
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Oktober 2025
Operasi Bahu Kanan Selesai, Marc Marquez 'Hidupkan' Mode Pemulihan
Bagikan