Final EPA U-20 di Stadion Manahan, Pelatih Persis Ingin Juara di Kandang

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 07 Maret 2024
Final EPA U-20 di Stadion Manahan, Pelatih Persis Ingin Juara di Kandang

Pelatih Persis Solo U-20 memberikan keterangan jelang final lawan Persita U-20, Kamis (7/3). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - FINAL Elite Pro Academy (EPA) U-20 Liga 1 antara Persis Solo U-20 dan Persita Tangerang U-20 akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Kamis (7/3) pukul 15.00 WIB. Pertandingan digelar tanpa penonton. Pelatih Persis U-20, Alief Syafrizal memastikan skuatnya 100 persen siap untuk menghadapi pasukan muda 'Pendekar Cisadane'. Ia mengaku hanya kehilangan satu pemain yakni Muhammad Valeron karena akumulasi kartu.

“Jelas kami ingin juara di kandang kalahkan Persita. Ini menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia dan itu akan dilakukan Persis dan Persita,” kata Alief, Kamis (7/3). Mantan pemain Persegres Gresik itu memprediksi duel besok sore bakal berjalan sengit. Pasalnya, kedua tim sama-sama tahu kekuatan setelah bertemu di fase sebelumnya.

Baca juga:

Persis Solo Rekrut Pelatih Klub Juara Liga Maladewa

"Kami sudah bertemu dan secara head to head pernah saling mengalahkan. Besok akan jadi pertandingan menarik di partai puncak,” kata dia. Motivasi seluruh tim, kata dia, semakin berlipat setelah kepastian final berlangsung di Stadion Manahan.

Pelatih Persita U-20 Ilham Jayakusuma memastikan timnya tidak ada yang cedera atau terkena akumulasi kartu. Dia menegaskan tidak ada strategi khusus di laga final. “Persita sudah dua kali bertemu Persis Solo pada babak penyisihan. Pemain kedua klub pasti sudah saling paham kelebihan dan kekurangannya. Kami siap menang di Solo,” kata dia.(Ismail/Jawa Tengah)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan