Filosofi Garuda Emas di Seragam Baru Timnas Indonesia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 14 September 2018
Filosofi Garuda Emas di Seragam Baru Timnas Indonesia

Seragam Baru Timnas Garuda. Foto: PSSI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Timnas Indonesia tampil impresif saat mengalahkan Mauritius dengan skor 1-0, pada laga FIFA Match Day di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (11/9) lalu. Namun, ada yang berbeda dengan penampilan mereka. Timnas mengenakan seragam baru produk apparel olahraga ternama Amerika Serikat, Nike kala itu.

Jersey kandang Timnas masih memakai warna dasar merah. Namun kali ini, jersey kandang anyar Skuat Garuda dikombinasikan warna emas yang menandai nomor punggung, nama pemain, dan lambang Nike. Sebelumnya, jersey kandang Timnas dikombinasikan warna merah dengan putih.

Ternyata ada filosofi di dalam jersey kandang Timnas. “Memang warna emas itu diperuntukkan untuk jersey berwarna merah atau kandang,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, kepada wartawan.

Timnas
Timnas Indonesia. Foto: PSSI

“Kita harus tahu bahwa gambarnya Garuda itu berwarna emas, makanya kami pilih warna itu,” imbuh petinggi PSSI itu, dilansir dari BolaSkor.com, Jumat (14/9).

Sebaliknya, jersey tandang Timnas masih berwarna putih dengan kombinasi warna hijau. Warna hijau menghiasi nomor punggung, nama pemain, dan lambang Nike. “Warna hijau itu kami pilih karena hijau merupakan warna PSSI di statuta kami,” kata Tisha.

Timnas Indonesia kembali memakai jersey anyar tersebut secara resmi untuk pertama kalinya dalam sebuah turnamen, saat Piala AFF 2018. Piala AFF 2018 akan dimulai 8 NOvember hingga 15 Desember mendatang. (*/BolaSkor.com)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan