Film 'Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Raih Snow Leopard Special Jury Award

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 November 2018
Film 'Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Raih Snow Leopard Special Jury Award

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak sukses raih penghargaan di ajang bergengsi internasional. (foto: Instagram @hooq.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INSAN film Indonesia kemabli pulang membawa prestasi membanggakan dari ajang internasional. Kali ini, prestasi diraih film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. Film yang dibintangi Marsha Timothy itu meraih penghargaan dalam ajang Asia World Film Festival (AWFF) 2018.

Penyerahan penghargaan dilangsungkan di Culver City, California, Amerika Serikat, Jumat (2/11) waktu setempat. Demikian dilansir Antara.

Film yang diterjemahkan dengan judul Marlina The Muderer in Four Acts itu merupakan garapan sineas Mouly Surya. Dalam ajang bergengsi AWFF 2018, film tersebut meraih penghargaan khusus juri, yakni Snow Leopard Special Jury Award.

Berdasae rilis resmi AWFF, penghargaa bergengsi untuk film karya anak bangsa itu diserahkan oleh Silvia Bizio dan Kimberly Cheng kepada Konsul Jenderal Republik Indonesia Simon DI Soekarno.

marlina si pembunuh dalam empat babak
Marsha Timothy berperan dalam Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. (foto: Instagram @thedisplay)

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak lolos menjadi salah satu dari tujuh yang terbaik di antara 17 film yang berkompetisi. Selain film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, di kategori yang sama ada juga film Rusia, The Lord Eagle, Yakutia, arahan sutradara Eduard Novikov. Film itu dinobatkan sebagai film terbaik atau Snow Leopard Best Film.

Sementara itu, penghargaan aktor terbaik diraih Akylbek Abdykalykov dari Kirgiztan untuk aktingnya dalam film Night Accident. Sutradara baru terbaik direbut Konstantin Khabenakiy asal Rusia untuk film Sobibor.

marlina si pembunuh dalam empat babak
Salah satu adegan dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. (foto: Instagram @cinesurya)

Aktris Zahraa Ghandour dari Irak yang bermain untuk film The Journey dinobatkan sebagai aktris terbaik. Emir Baigazin dari Kazakhstan mendapatkan penghargaan sebagai sutradara dan sinematografer terbaik untuk film The River.

Film Buffalo Boys arahan sutradara Mike Wiluan sukses jadi yang terbaik untuk kategori film pilihan audiens atau Audience Award.(*)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan