Film Dokumenter Elton John Bakal Tayang di Festival Film Toronto 2024

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Juni 2024
Film Dokumenter Elton John Bakal Tayang di Festival Film Toronto 2024

Elton John ingin bagikan bagian hidupnya yang belum pernah tersorot. (Foto: Billboard)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Film dokumenter legenda musik bertajuk Elton John: Never Too Late akan tayang perdana pada Festival Film Toronto 2024. Film dokumenter ini akan mengisahkan tur perpisahan Elton John, 'Farewell Yellow Brick Road', yang menghasilkan lebih dari USD 900 juta dari penjualan tiket.

Laman NME melansir, film dokumenter itu akan menjadi penutup kisah hidup sang legenda dengan menampilkan cuplikan konser dirinya yang belum pernah dilihat sebelumnya selama 50 tahun terakhir, serta diari dan cuplikan masa kini tentang Elton dan keluarganya.

Sejumlah cuplikan film tersebut diambil dari tur perpisahan yang difilmkan pada penampilan terakhir John di Stadion Dodger, California, AS, November 2022.

Tur tersebut disiarkan langsung oleh Disney+ dan kemudian ditayangkan di platform siaran berlangganan (streaming) itu dengan judul 'Elton John Live: Perpisahan dari Stadion Dodger'.

Baca juga:

Blur Rekam Momen Reuni dalam Dokumenter Terbaru 'To The End'

Film dokumenter Elton John: Never Too Late disutradarai bersama oleh RJ Cutler dan pasangan John, David Furnish. Film itu akan diputar di Festival Film Toronto sekitar September 2024, disusul dengan penayangan di Disney+ setelahnya.

Pada hari terakhir tur perpisahan John di Stockholm pada Juli 2023, dia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang telah mendukungnya selama 50 tahun berkarir di dunia musik.

Baca juga:

Tampilkan Cuplikan Eksklusif, Dokumenter 'The Beach Boys' Tayang di Disney+

Elton mengatakan bahwa dirinya sangat beruntung bisa menghibur para penggemarnya melalui musiknya.

Dia juga menyampaikan, sangat menikmati bermain musik secara langsung dan menganggapnya sebagai sumber hidupnya.

Elton lalu mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah membeli tiket pertunjukannya dan mendukungnya selama ini.

Baca juga:

Film Dokumenter 'I Am: Celine Dion' Tayang pada 25 Juni

Sementara itu, pada Mei 2024, rekan penulis John, Bernie Taupin, mengungkapkan bahwa album studio ke-32 musisi asal Inggris Raya tersebut telah selesai dan direkam.

"Menurut saya, album ini cukup brilian dan cukup kekinian, dan tentunya akan mengejutkan banyak orang dan menggairahkan banyak orang. Semoga sukses," kata Taupin.

Sebuah buku yang meliput tur perpisahannya, yang ditulis oleh John sendiri, juga akan diterbitkan pada September 2024. (*)

#Musik #Film Dokumenter #Elton John
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Ameena, putri Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, merilis lagu anak 'Cipak Cipuk' bersama BaLiTa. Lagu ini juga menandai debut Azura.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
ShowBiz
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Lagu 'Hatimu Milik Dia' dari Arvian Dwi, menghadirkan kisah cinta tak terbalas dengan nuansa melankolis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Febinda Tito resmi meluncurkan album terbaru Terbentur, Terbentur, Terbentur. Sebuah karya emosional tentang kegagalan, bertahan, dan berdamai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
ShowBiz
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Musisi pendatang baru PYC resmi meluncurkan album debut taste, sebuah karya yang memaknai cinta sebagai pengalaman emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
ShowBiz
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
no na membuka awal tahun dengan merilis single 'work' di bawah 88rising. Lagu ini menonjolkan hentakan drum, ritme terinspirasi gamelan, dan koreografi intens.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Fun
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Tak hanya berbicara tentang patah hati, lagu Big Girls Don’t Cry menyuarakan kritik terhadap stereotip gender.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Lirik
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Primitive Monkey Noose mengawali 2026 dengan merilis single 'Panen Raya', lagu yang menyoroti kehidupan agraris dan maritim Indonesia dalam balutan punk rock.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
ShowBiz
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Melalui lirik yang jujur serta sarat emosi, Vadesta menggambarkan sudut pandang seseorang yang memilih bertahan bukan karena tak merasakan luka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
ShowBiz
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Silet Open Up kembali merilis single terbaru 'Taguling Guling' bersama Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel. Tentang pria yang terbuai pesona cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Lifestyle
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Pada awalnya, lagu ini dinyanyikan sebagai iringan aktivitas masyarakat saat mengolah pisang menjadi makanan tradisional.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Bagikan